K33 Research Memprakirakan Musim Panas yang Sulit bagi Bitcoin karena Arus Modal Mengalir ke Saham AI

BTC-2,78%
US500200-0,17%
US500500-0,17%

K33 Research, dipimpin oleh Head of Research Vetle Lunde, memperkirakan musim panas yang menantang untuk Bitcoin karena arus modal mengalir ke saham-saham berbasis AI dan menjauh dari pasar kripto. Dalam laporan terbaru, perusahaan tersebut menyebut adanya arus keluar 62.794 BTC dari spot Bitcoin ETF selama tiga minggu terakhir — arus keluar beruntun terbesar kedua dalam sejarah — bersamaan dengan gagalnya Bitcoin memulihkan rata-rata pergerakan 200 hari sementara Nasdaq dan S&P 500 mencapai level tertinggi baru. Analisis tersebut mengaitkan tekanan pada melemahnya permintaan institusional, kondisi pasar derivatif yang rapuh, serta persepsi investor bahwa memegang Bitcoin memiliki biaya peluang tinggi di tengah kenaikan tajam aset-aset terkait AI. Lunde menyatakan bahwa investor memandang bertahan di Bitcoin sebagai keputusan yang tidak bijak selama reli AI, yang menyebabkan perpindahan dana dari kripto ke saham teknologi. K33 Research memperkirakan pengurangan risiko akan berlanjut tanpa adanya arus masuk modal baru selama bulan-bulan musim panas, meski perusahaan tetap menyatakan bahwa Bitcoin tetap undervalued dalam jangka panjang meskipun ada risiko volatilitas jangka pendek akibat turunnya permintaan dan posisi yang menggunakan leverage.

Bitcoin Gagal Pulihkan Rata-Rata Pergerakan 200 Hari saat Nasdaq dan S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi Baru

Bitcoin turun hingga serendah $66.000 pada jam-jam pagi setelah penjualan institusional, memunculkan pertanyaan tentang potensi pengujian ulang level $60.000 yang terakhir terlihat pada bulan Februari. K33 Research mencatat tanda yang jelas bahwa modal bergeser ke kelas aset lain: Bitcoin gagal pulih dari rata-rata pergerakan 200 harinya sementara Nasdaq dan S&P 500 terus mencetak rekor tertinggi baru. Perusahaan juga menyoroti fokus investor pada potensi IPO perusahaan seperti SpaceX dan Anthropic, sehingga semakin menjauhkan dana dari pasar kripto.

Spot Bitcoin ETF Catat Arus Keluar 62.794 BTC selama Tiga Minggu Terakhir

Spot Bitcoin ETF mengalami penurunan 62.794 BTC selama tiga minggu terakhir, menandai arus keluar beruntun terbesar kedua dalam sejarah menurut K33 Research. Lunde menyatakan bahwa investor merasa memegang Bitcoin mahal dalam kondisi saat ini: "Dengan saham AI yang naik tajam, mereka tidak melihatnya sebagai hal yang bijak untuk tetap di sini. Mereka tidak ingin ketinggalan reli di area ini. Ada pelarian dari Bitcoin ke AI." Perusahaan mengaitkan arus keluar tersebut dengan investor yang mengurangi eksposur risiko tanpa adanya tambahan arus masuk modal yang diantisipasi selama periode musim panas.

K33 Research Tetap Berpandangan Bitcoin Undervalued Jangka Panjang meski Ada Peringatan Volatilitas Jangka Pendek

K33 Research menyatakan pihaknya meyakini Bitcoin tetap undervalued dalam jangka panjang meski menghadapi tantangan jangka pendek. Perusahaan memperingatkan bahwa menurunnya permintaan dan posisi yang menggunakan leverage dapat berujung pada penurunan yang lebih dalam serta pasar yang volatil. Lunde menekankan bahwa dalam kondisi saat ini, biaya memegang Bitcoin terlalu tinggi di tengah kenaikan menyeluruh aset-aset terkait AI di pasar, sementara investor memprioritaskan partisipasi dalam reli sektor teknologi dibanding eksposur ke kripto.

FAQ

Apa yang dikatakan K33 Research tentang prospek musim panas Bitcoin?

K33 Research memperkirakan periode musim panas yang menantang untuk Bitcoin karena arus modal mengalir ke saham-saham berbasis AI, melemahnya permintaan institusional, serta arus keluar 62.794 BTC dari spot Bitcoin ETF selama tiga minggu terakhir — arus keluar beruntun terbesar kedua dalam sejarah. Perusahaan memperkirakan pengurangan risiko akan berlanjut tanpa adanya arus masuk modal baru selama bulan-bulan musim panas.

Mengapa investor memindahkan dana dari Bitcoin ke saham AI menurut K33 Research?

Vetle Lunde dari K33 Research menyatakan bahwa investor merasa memegang Bitcoin mahal sementara saham AI naik tajam. Investor memandang bertahan di Bitcoin sebagai keputusan yang tidak bijak selama reli AI dan tidak ingin ketinggalan keuntungan di sektor tersebut, yang menyebabkan pelarian dana dari Bitcoin ke aset-aset terkait AI. Perusahaan mencatat Bitcoin gagal memulihkan rata-rata pergerakan 200 harinya sementara Nasdaq dan S&P 500 mencapai level tertinggi baru.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar