Aset ETF covered call Korea mencapai 26,7655 triliun won per tanggal 9, naik lebih dari 11 triliun won sejak awal tahun (15,1087 triliun won), seiring investor mencari perlindungan sisi bawah di tengah kondisi pasar saham domestik yang bergejolak. Arus masuk modal terjadi meski KOSPI turun lebih dari 10% selama periode tersebut, sementara indeks NASDAQ dan S&P 500 hanya naik sekitar 1%. ETF covered call memungkinkan investor menghasilkan pendapatan premi dengan menjual opsi call atas saham atau indeks yang mendasarinya, sekaligus memberikan perlindungan imbal hasil sebagian saat pasar bergerak menyamping atau turun moderat melalui premi yang didistribusikan.
Aset ETF Covered Call Tumbuh 11 Triliun Won Sejak Awal Tahun
Menurut industri investasi keuangan pada tanggal 12, total aset neto gabungan ETF covered call domestik mencapai 26,7655 triliun won per tanggal 9, meningkat lebih dari 11 triliun won dibandingkan awal tahun (15,1087 triliun won). Aset tumbuh hampir 1 triliun won dibandingkan sebulan sebelumnya (25,5062 triliun won). Selama periode ini, KOSPI turun lebih dari 10%, sementara indeks NASDAQ dan S&P 500 hanya naik sekitar 1%.
Investor Individual Membeli Produk TIGER dan KODEX Covered Call
Ketika volatilitas pasar meningkat, investor individual secara aktif membeli ETF covered call ekuitas domestik. Menurut ETF Check, individu membeli produk senilai 532,8 miliar won TIGER Dividend Covered Call Active (peringkat ke-9 dalam pembelian bersih), serta membeli dalam jumlah besar TIGER Semiconductor TOP10 Covered Call Active (181,1 miliar won) dan KODEX 200 Target Weekly Covered Call (157,6 miliar won).
Manajer Aset Meluncurkan Produk ETF Active Covered Call
Perusahaan manajemen aset baru-baru ini meluncurkan rangkaian produk covered call active untuk mengatasi keterbatasan struktural ETF covered call. Berawal dari peluncuran Mirae Asset Asset Management atas TIGER Semiconductor TOP10 Covered Call Active pada bulan Mei, tiga ETF covered call active dirilis hanya pada bulan lalu. KODEX 200 Covered Call Active milik Samsung Asset Management dan RISE KOSDAQ Covered Call Active milik KB Asset Management juga dijadwalkan untuk diluncurkan.
TIGER Semiconductor Covered Call Active Mengungguli Versi Pasif
Belakangan ini, ETF covered call active menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan produk yang melacak indeks yang sama saat pasar turun. TIGER Semiconductor TOP10 Covered Call Active turun 2,5% selama sebulan terakhir, sementara produk pasif TIGER Semiconductor TOP10 dengan struktur yang sama turun 10,46%.
Lee Sang-hyun, peneliti di Meritz Securities, menyatakan, "Di pasar domestik yang sangat volatil, produk covered call active menghasilkan ekspektasi penciptaan alpha melalui penyertaan dan pengeluaran konstituen yang relatif bebas, serta peningkatan distribusi akibat premi penjualan opsi call yang meningkat. Hal ini dapat menjadi alternatif bagi investor yang sangat khawatir tentang melambatnya momentum kenaikan."
FAQ
Apa itu ETF covered call dan bagaimana cara kerjanya?
ETF covered call membeli saham atau indeks terlebih dahulu lalu menjual opsi call (hak untuk membeli pada harga yang telah ditentukan) atas aset tersebut. Saat harga saham bergerak menyamping atau turun moderat, premi yang diperoleh dari penjualan opsi didistribusikan kepada investor, sehingga memberikan perlindungan imbal hasil sebagian.
Seberapa besar aset ETF covered call Korea bertumbuh tahun ini?
Total aset neto ETF covered call domestik mencapai 26,7655 triliun won per tanggal 9, meningkat lebih dari 11 triliun won dibandingkan awal tahun (15,1087 triliun won), dan tumbuh hampir 1 triliun won dibandingkan sebulan sebelumnya (25,5062 triliun won).
Produk ETF covered call mana yang paling banyak dibeli investor individual?
Investor individual membeli TIGER Dividend Covered Call Active senilai 532,8 miliar won (peringkat ke-9 dalam pembelian bersih), 181,1 miliar won TIGER Semiconductor TOP10 Covered Call Active, serta 157,6 miliar won KODEX 200 Target Weekly Covered Call.