Saham Korea menguat tajam pada tanggal 15, dengan KOSPI melonjak 6,24% hingga ditutup pada 7.284,41 dan KOSDAQ naik 5,80% menjadi 829,43, masing-masing merebut kembali ambang 7.000 dan 800. Pemulihan itu terjadi setelah rebound dua hari menyusul anjlok 8,95% pada tanggal 13, didorong pembelian bersih investor asing sekitar 2,3 triliun won. Reli ini dipicu kenaikan harga target ADR SK Hynix ala analis Barclays Simon Coles menjadi $330 dan laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Juni dari Departemen Tenaga Kerja AS yang menunjukkan inflasi 3,5%—di bawah ekspektasi pasar 3,8%. Meski menguat, investor ritel tetap waspada setelah sebulan volatilitas ekstrem dan kekhawatiran yang belum terpecahkan soal fase puncak pasokan semikonduktor.
Investor asing memimpin reli dengan pembelian bersih sekitar 2,3 triliun won pada tanggal 15. Kedua pasar langsung memicu pemutus sirkuit sisi beli setelah pembukaan karena order beli membanjir. KOSPI kembali ke level 7.200 setelah dua hari berturut-turut menguat pascakeruntuhan “Black Monday” 8,95% pada tanggal 13. KOSDAQ ditutup pada 829,43, naik 45,45 poin dari sesi sebelumnya.
Analis Barclays Simon Coles menerbitkan laporan yang memproyeksikan berlanjutnya kekurangan pasokan semikonduktor memori dan menetapkan target harga ADR SK Hynix sebesar $330. Setelah laporan tersebut, ADR SK Hynix melonjak 27,29% hingga ditutup pada $193,92 pada tanggal 14 (waktu setempat) di Nasdaq. Lee Hyo-seop, peneliti senior Korea Capital Market Institute, menyatakan bahwa “Barclays menggandakan target harga sehingga ADR SK Hynix ikut melonjak, secara signifikan memengaruhi pasar Korea yang semikonduktornya memiliki bobot besar.”
SK Hynix naik 8,83% hingga ditutup pada 2.082.000 won pada tanggal 15. Samsung Electronics menguat 6,27% menjadi 279.500 won. Saham unggulan lain juga menguat: SK Square naik 16,13%, Samsung Electro-Mechanics 12,14%, Hyundai Motor 2,24%, dan Hanmi Semiconductor 29,88%. Di antara 50 saham berkapitalisasi pasar terbesar, 49 saham bergerak naik dengan hanya Korea Electric Power (-0,15%) yang melemah.
Karyawan kantor Lee (41) mengatakan, “Pemimpin KOSPI ‘Samsung dan Hynix’ berfluktuasi lebih ganas daripada koin (aset berisiko tinggi). Dengan banyak agenda yang dijadwalkan ke depan, bagaimana orang bisa bertahan naik turun roller coaster setiap kali?” Lee menambahkan, “Saya berencana mencairkan posisi setiap kali ada kesempatan dan beralih ke investasi indeks AS karena pasar domestik tampaknya masih akan terus goyah.” Komunitas investasi daring menyuarakan sentimen serupa dengan komentar seperti “Pasar domestik adalah taman bermain bagi orang asing dan institusi,” “Tekanan terlalu berat jadi saya mengurangi kepemilikan domestik sampai setengah,” dan “Pasar domestik bukan untuk investasi jangka panjang.”
Lee Hyo-seop, peneliti senior Korea Capital Market Institute, menyatakan, “Faktor ketidakpastian tetap signifikan, termasuk pengumuman kinerja Big Tech pada akhir Juli, tekanan inflasi dari kenaikan harga minyak dan Piala Dunia, serta kekhawatiran pasokan semikonduktor yang terus berlanjut.”
Apa yang menyebabkan saham Korea melonjak pada tanggal 15?
Saham Korea menguat pada tanggal 15 karena analis Barclays Simon Coles menetapkan target harga ADR SK Hynix sebesar $330 dan Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan inflasi CPI Juni 3,5%—di bawah ekspektasi pasar 3,8%. Investor asing mencatat pembelian bersih sekitar 2,3 triliun won, mendorong KOSPI naik 6,24% menjadi 7.284,41 dan KOSDAQ naik 5,80% menjadi 829,43.
Bagaimana kinerja SK Hynix setelah laporan Barclays?
ADR SK Hynix melonjak 27,29% menjadi $193,92 di Nasdaq pada tanggal 14 (waktu setempat) setelah Barclays menggandakan targetnya menjadi $330. Pada tanggal 15, saham SK Hynix di Korea naik 8,83% hingga ditutup pada 2.082.000 won. Samsung Electronics juga menguat 6,27% menjadi 279.500 won.
Mengapa investor ritel tetap berhati-hati meski reli?
Investor ritel menyoroti volatilitas ekstrem selama sebulan terakhir serta kekhawatiran yang belum reda soal puncak semikonduktor. Karyawan kantor Lee (41) menyatakan bahwa saham-saham besar KOSPI berfluktuasi lebih ganas daripada mata uang kripto, sehingga memunculkan rencana untuk memindahkan investasi ke dana indeks AS. Komunitas daring mencerminkan ketidakpercayaan serupa terhadap stabilitas pasar domestik untuk penahanan jangka panjang.
Berita Terkait
Saham Jepang Melonjak 1,49% di Tengah Reli Semikonduktor dan Kelegaan CPI AS
Saham Korea Melonjak 6% karena Pembelian Asing Mencapai 2,6 Triliun Won
Saham Korea Melonjak 6,37% saat Reli Semikonduktor Memicu Circuit Breaker
Saham Jepang Pulih pada 14 karena Nikkei 225 Naik 0,74% Menyusul Pemulihan KOSPI