Pasar saham KOSPI anjlok 7,87%, investor asing net jual 2 triliun won Korea Selatan memicu “circuit breaker”

Indeks Harga Gabungan Korea (KOSPI) pada 13 Juli mengalami aksi jual besar-besaran; hingga pukul 1 siang, turun 7,87% menjadi 6.887,68 poin. Bursa Efek Korea (KRX) memicu mekanisme penghentian perdagangan seluruh pasar, sehingga perdagangan saham yang tercatat di KOSPI dihentikan selama 20 menit. Ini merupakan kali ke-7 penghentian (circuit breaker) tahun ini. Investor asing mencatat penjualan bersih melebihi 2 triliun won Korea, sementara investor institusional melakukan penjualan bersih melebihi 6.100 miliar won Korea.

Faktor ganda pemicu KOSPI tembus 7.000 poin

Menurut penjelasan analis pasar, dua pemicu independen utama atas penurunan tajam KOSPI kali ini adalah sebagai berikut: pertama, AS dan Iran kembali berselisih terkait isu status Selat Hormuz; investor tetap berhati-hati dan menghadapi tekanan jual yang besar (lihat laporan terkait konflik AS-Iran).

Kedua, peneliti Korea untuk sekuritas dan investasi, Chae Min-sook, merilis laporan yang memprediksi laba usaha SK Hynix Q2 sebesar 6,04 triliun won Korea, lebih rendah 8% dari perkiraan pasar umum sebesar 6,5 triliun won Korea. Hal ini memunculkan keraguan pasar terhadap kinerja industri semikonduktor. Kombinasi kedua faktor tersebut memicu sinyal dari sisi penjualan pada tahap awal sesi perdagangan, lalu penurunan terus melebar hingga memicu penghentian perdagangan seluruh pasar.

Arah beli-jual investor asing dan institusi, penurunan saham utama, serta latar belakang penghentian pasar ke-7 tahun ini

Berdasarkan data pasar real-time pada 13 Juli 2026, arus dana dan pergerakan saham utama adalah sebagai berikut:

Investor asing: penjualan bersih melebihi 2 triliun won Korea

Investor institusional: penjualan bersih melebihi 6.100 miliar won Korea

Investor ritel: pembelian bersih sebesar 2,6 triliun won Korea berlawanan arah

Saham SK Hynix: turun lebih dari 13%, turun hingga di atas 1,8 juta won Korea

Saham Samsung Electronics: turun lebih dari 9%

Nilai tukar won terhadap dolar AS saat pembukaan: 1.499,3 won Korea (turun 2,1 won Korea)

Setelah penurunan KOSPI melampaui 8%, KRX memicu penghentian perdagangan seluruh pasar, yakni kali ke-7 pada tahun ini. Selama masa penghentian, perdagangan saham yang tercatat di KOSPI berhenti selama 20 menit.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa penyebab langsung penurunan tajam KOSPI pada 13 Juli 2026?

Menurut penjelasan analis, penurunan tajam kali ini disebabkan dua faktor independen: konflik kembali meledak antara AS dan Iran terkait isu status Selat Hormuz, memicu meningkatnya sentimen risk-off di pasar global; serta Korea Investment & Securities memprediksi laba usaha SK Hynix Q2 lebih rendah 8% dari ekspektasi pasar (6,04 triliun won Korea vs perkiraan 6,5 triliun won Korea), sehingga menambah tekanan jual untuk sektor semikonduktor.

Bagaimana mekanisme circuit breaker KOSPI Korea bekerja, dan kapan pemicunya terjadi kali ini?

Menurut laporan, mekanisme penghentian perdagangan seluruh pasar KRX dipicu saat penurunan KOSPI melampaui 8%; kali ini dipicu pada 13 Juli 2026 pukul 1:28 siang, perdagangan saham yang tercatat di KOSPI dihentikan selama 20 menit. Ini adalah kali ke-7 penghentian (circuit breaker) di tahun ini (2026). Aturan pemicu penghentian secara rinci mengacu pada peraturan resmi KRX.

Bagaimana arah langkah investor asing dan institusi dalam penurunan tajam kali ini?

Berdasarkan data pasar, investor asing mencatat penjualan bersih melebihi 2 triliun won Korea, sementara investor institusional mencatat penjualan bersih melebihi 6.100 miliar won Korea, dengan skala aksi jual yang besar. Investor ritel justru melakukan pembelian bersih sebesar 2,6 triliun won Korea berlawanan arah, sehingga menyerap tekanan jual utama. Saham SK Hynix turun lebih dari 13%, sedangkan saham Samsung Electronics turun lebih dari 9%.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar