
Menurut laporan Forbes pada 7 Mei, bintang Shark Tank Lori Greiner menulis peringatan di Instagram akhir pekan lalu bahwa pemindaian email bawaan AI Gmail dari Google. Menanggapi hal tersebut, Google telah melakukan pembaruan dan menegaskan bahwa Gemini tidak akan menggunakan email pengguna untuk melatih model AI, serta setelah diproses tidak akan menyimpan data apa pun.
Jika ingin menonaktifkan fitur pemindaian AI Gmail, Anda perlu masuk ke bagian “Fitur cerdas dan personalisasi” di halaman Pengaturan Gmail, lalu matikan dua pengaturan berikut:
Fitur cerdas (Smart features): mengontrol alat bantuan AI Gemini, termasuk balasan cerdas, ringkasan email, dan penelusuran cerdas
Personalisasi (Personalization): mengontrol apakah Gmail mengizinkan produk Google lain mengakses data email Anda
Catatan penting: Setelah dimatikan, Anda tidak dapat menggunakan fitur pembaruan AI apa pun yang baru. Google menyebutkan bahwa setelah dimatikan, untuk mengaktifkannya kembali perlu menjalankan langkah penyiapan ulang tertentu; Anda tidak bisa beralih sesuka fungsi biasa.
Google memberikan dua jaminan inti untuk pembaruan ini: pertama, pembaruan AI “tidak akan pernah menggunakan konten email pengguna untuk melatih model AI”; kedua, Gemini di Gmail “dirancang agar berjalan dengan aman di dalam kotak masuk, hanya memproses konten yang diminta pengguna, lalu meninggalkan kotak masuk, dan setelah itu tidak menyimpan data apa pun.”
Google juga menekankan bahwa fitur-fitur ini bersifat opsional untuk semua pengguna, tetapi status default-nya adalah aktif. Jika pengguna ingin mematikannya, mereka perlu secara aktif pergi ke pengaturan untuk melakukan perubahan; sistem tidak akan memberi peringatan secara otomatis.
Meski unggahan bergaya viral Lori Greiner berfokus pada pemindaian email Gmail, pembaruan “Kecerdasan personal” (Personal Intelligence) yang diluncurkan bersamaan justru layak dinilai dengan lebih cermat. Fitur ini melintasi berbagai platform Google untuk memindai berbagai jenis data pengguna, membangun model konteks lengkap untuk rutinitas harian pengguna, serta memberi pengguna pilihan apakah menghubungkan aplikasi lain ke Gemini. Cakupan pengumpulan datanya jauh melebihi pemindaian email saja, dan sudah dibuka untuk jutaan pengguna.
Selain itu, pada waktu yang sama, peneliti privasi mengungkap bahwa browser Chrome dapat mengunduh senyap model Gemini Nano sekitar 4GB tanpa memberi tahu pengguna, dan rangkaian peristiwa ini bersama-sama mengarah pada adanya celah sistematis dalam mekanisme pemberitahuan aktif kepada pengguna ketika Google melakukan penyebaran AI skala besar.
Google secara tegas menjamin bahwa pembaruan AI Gmail kali ini tidak akan menggunakan konten email pengguna untuk melatih model AI. Prinsip desain Gemini di Gmail adalah: hanya memproses email yang relevan ketika pengguna mengajukan permintaan spesifik, setelah pemrosesan selesai tidak menyimpan data apa pun, dan perhitungan Gemini tidak dikirim ke cloud.
Setelah dimatikan, Anda akan kehilangan saran balasan cerdas yang didorong Gemini, ringkasan email otomatis, penelusuran cerdas, serta layanan personalisasi yang mengizinkan produk Google lain mengakses data email. Menurut penjelasan Google, setelah dimatikan, untuk mengaktifkannya kembali perlu melakukan langkah penyiapan ulang tertentu; tidak bisa langsung beralih kembali.
Keduanya adalah peristiwa yang independen tetapi bertema terkait pada periode yang sama. Gemini Nano di Chrome terutama digunakan untuk fitur keamanan sisi perangkat (seperti deteksi penipuan), sedangkan fitur Gemini di Gmail berfokus pada dukungan AI untuk kotak masuk. Dua hal ini bersama-sama memicu pertanyaan luas dari pihak luar tentang apakah Google menerapkan fitur AI secara skala besar pada perangkat dan akun tanpa memberi pemberitahuan yang cukup kepada pengguna.
Artikel Terkait
SNS Meluncurkan Protokol MCP yang Memungkinkan Agen AI untuk Mengelola Domain .sol pada 7 Mei
Korea Selatan Meluncurkan Dana Keamanan Siber $8M AI untuk 50 Perusahaan
OpenAI Memperluas Pilot Iklan ChatGPT ke Korea Selatan, Inggris, Jepang, Brasil, dan Meksiko pada 7 Mei
AS dan Tiongkok Akan Meluncurkan Dialog Resmi Keselamatan AI, Dipimpin Pejabat Kementerian Keuangan
RLWRLD Meluncurkan Model AI RLDX-1 untuk Tangan Robot Industri
Rekor lintas bidang DeepMind AlphaEvolve: perkalian matriks 4×4 memperbarui rekor Strassen 1969, pelatihan Gemini lebih cepat 1%