ETF BESO yang tercatat di GSR sebagai pembuat pasar, melacak BTC, ETH, dan SOL serta memberikan insentif staking

BTC1,28%
ETH1,29%
SOL0,87%

BESO ETF

GSR, pembuat pasar (market maker) mata uang kripto untuk institusi, pada 22 April meluncurkan ETF mata uang kripto perdana perusahaannya, yaitu GSR Crypto Core3 ETF (kode: BESO), yang mencakup pelacakan terhadap tiga aset—Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Rasio biaya pengelolaan adalah 1% dan menyediakan insentif staking. Menurut data Nasdaq, volume perdagangan hari pertama BESO adalah 185.574 saham, dengan nilai transaksi sekitar 4,8 juta dolar AS.

Struktur Dana BESO: Strategi Alokasi Dinamis dan Insentif Staking

Berdasarkan pernyataan resmi GSR pada 22 April dan unggahan di platform X, BESO menggunakan “strategi alokasi dinamis” untuk mengoptimalkan alokasi pada tiga aset kripto. Setiap minggu dana ini melakukan rebalancing berdasarkan “sinyal yang digerakkan oleh riset yang bertujuan untuk mengejar imbal hasil tambahan” untuk proporsi alokasi BTC, ETH, dan SOL. Dalam pernyataannya, GSR menyatakan bahwa dana ini, sambil melacak tiga aset kripto, menawarkan insentif staking, dengan rasio biaya pengelolaan sebesar 1%.

Data Perdagangan Hari Pertama BESO

Berdasarkan data perdagangan Nasdaq tanggal 22 April, indikator kunci BESO pada hari pertama adalah sebagai berikut:

Volume transaksi: 185.574 saham

Nilai transaksi: sekitar 4,8 juta dolar AS

Harga penutupan: 26,04 dolar AS per saham

Perdagangan setelah jam bursa: sempat naik setinggi 33 dolar

Alokasi Portofolio Model: Total Lebih dari 90% pada Ethereum dan SOL

Berdasarkan laporan analisis portofolio model yang dipublikasikan GSR pada 22 April, rasio optimalisasi alokasi tiga aset kripto BESO adalah sebagai berikut:

Ethereum (ETH): 51,4%

Solana (SOL): 41,67%

Bitcoin (BTC): 6,93%

Dinamika Pasar Kripto ETF Terkini

Menurut pemberitaan publik, Morgan Stanley pada 8 April meluncurkan spot Bitcoin ETF. Hingga waktu pelaporan, tercatat telah terjadi arus masuk bersih sebesar 163,8 juta dolar AS. Goldman Sachs pada 14 April mengajukan permohonan ETF pendapatan berbasis premium untuk Bitcoin kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

GSR didirikan bersama pada 2013 oleh mantan trader Goldman Sachs Cristian Gil dan Richard Rosenblum, dan merupakan salah satu platform pembuat pasar mata uang kripto yang paling matang di industri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Aset apa yang dilacak GSR BESO ETF, serta berapa biaya dan apa saja fiturnya?

Menurut pernyataan resmi GSR pada 22 April, BESO melacak tiga aset—Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL). Rasio biaya pengelolaan adalah 1%, menyediakan insentif staking, serta menggunakan strategi alokasi riset-driven yang disesuaikan secara mingguan.

Berapa volume perdagangan dan harga penutupan BESO pada hari pertama?

Berdasarkan data Nasdaq tanggal 22 April, volume perdagangan hari pertama BESO adalah 185.574 saham, dengan nilai transaksi sekitar 4,8 juta dolar AS. Harga penutupan adalah 26,04 dolar AS per saham, dan perdagangan setelah jam bursa sempat naik hingga 33 dolar.

Berapa persentase masing-masing aset dalam portofolio model BESO yang diumumkan oleh GSR?

Berdasarkan laporan analisis portofolio model yang dipublikasikan GSR pada 22 April, proporsi saat ini adalah ETH 51,4%, SOL 41,67%, dan BTC 6,93%. Masing-masing proporsi disesuaikan secara dinamis setiap minggu berdasarkan sinyal riset-driven.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar