Mastercard akan mengakuisisi BVNK dengan nilai hingga $1,8 miliar untuk memperluas infrastruktur pembayaran aset digitalnya.
Kesepakatan ini bertujuan menghubungkan sistem stablecoin dengan jaringan pembayaran fiat tradisional secara global.
Kehadiran BVNK di lebih dari 130 negara memperkuat kemampuan pembayaran lintas batas Mastercard.
Mastercard telah menyetujui akuisisi BVNK dengan nilai hingga $1,8 miliar, termasuk pembayaran kontinjensi sebesar $300 juta. Kesepakatan yang diumumkan hari ini bertujuan untuk memperluas infrastruktur pembayaran aset digital. Ini mengikuti kegagalan pembicaraan merger antara BVNK dan Coinbase awal tahun ini.
Mastercard mengatakan akuisisi ini akan memperkuat kemampuan mata uang digitalnya di berbagai jalur pembayaran. Perusahaan bertujuan menghubungkan sistem fiat tradisional dengan transaksi berbasis blockchain.
Menurut pengumuman tersebut, kesepakatan ini mendukung pergerakan nilai dari ujung ke ujung di berbagai mata uang dan wilayah. Infrastruktur BVNK sudah memungkinkan pembayaran di berbagai jaringan blockchain utama.
Startup ini beroperasi di lebih dari 130 negara, menawarkan layanan pengiriman dan penerimaan pembayaran stablecoin. Jangkauan ini melengkapi jaringan pembayaran global Mastercard.
Mastercard menyatakan bahwa penggunaan stablecoin terus berkembang di bidang pembayaran dan keuangan. Ini termasuk transfer lintas batas, pembayaran bisnis, dan transaksi peer-to-peer. Perusahaan mencatat bahwa volume pembayaran mata uang digital mencapai setidaknya $350 miliar pada tahun 2025.
Namun, mereka mengatakan infrastruktur harus terhubung secara mulus dengan sistem fiat yang ada. Dengan mengintegrasikan BVNK, Mastercard bertujuan meningkatkan interoperabilitas antara sistem on-chain dan off-chain. Pendekatan ini fokus pada keamanan, kepatuhan, dan keandalan.
Jorn Lambert, Chief Product Officer Mastercard, mengatakan bahwa lembaga keuangan semakin berencana menawarkan layanan mata uang digital. Ia menambahkan bahwa perusahaan bertujuan mendukung layanan ini dengan infrastruktur yang sesuai regulasi.
CEO BVNK Jesse Hemson-Struthers mengatakan kemitraan ini menggabungkan kemampuan yang saling melengkapi dalam pembayaran digital. Ia mencatat bahwa perkembangan saat ini hanyalah langkah awal di sektor ini.
Perusahaan menyatakan bahwa platform gabungan akan tetap bersifat agnostik terhadap blockchain. Ini memungkinkan pengguna mengakses layanan tanpa terbatas pada ekosistem blockchain tertentu. Mastercard juga menyoroti strategi aset digital yang lebih luas, termasuk Program Mitra Kripto mereka.
Inisiatif ini fokus pada kolaborasi di seluruh industri pembayaran. Transaksi diharapkan selesai sebelum akhir tahun, tergantung persetujuan regulasi dan kondisi standar.