Perusahaan chip memori dan perusahaan teknologi terkait AI diperkirakan akan melaporkan kenaikan penjualan yang signifikan saat memasuki musim laporan laba, didorong terutama oleh boom AI yang menjadi katalis pertumbuhan. Analis Wall Street telah mengidentifikasi sejumlah perusahaan yang diperkirakan akan memberikan kenaikan penjualan besar dari tahun ke tahun, termasuk pembuat peralatan jaringan berbasis fiber optik Lumentum, pembuat chip Nvidia, perusahaan semikonduktor Broadcom, perakit server Super Micro, serta produsen peralatan pengujian semikonduktor Teradyne. Ekspektasi laba tersebut mencerminkan dinamika pasar yang lebih luas, di mana permintaan yang didorong AI telah mengubah fokus investor, meski reaksi pasar belakangan terhadap hasil yang kuat—seperti aksi jual besar-besaran Samsung setelah angka yang mengesankan pekan lalu—menunjukkan investor tampaknya tetap selektif dalam memberi penghargaan pada kinerja.
Perusahaan yang Dipimpin Boom AI Jadi Favorit Ekspektasi Wall Street
Boom AI menjadi katalis bagi perusahaan yang Wall Street harapkan paling banyak dalam periode laporan laba ini. Lumentum, yang memproduksi peralatan jaringan fiber optik, termasuk di antara perusahaan yang diperkirakan menunjukkan performa kuat. Nvidia, Broadcom, perakit server Super Micro, dan Teradyne—yang memproduksi peralatan untuk pengujian semikonduktor—melengkapi daftar perusahaan terkait AI yang diharapkan mampu memberikan pertumbuhan penjualan yang menonjol.
Akuisisi Mengerek Ekspektasi Ganda Penjualan untuk Waters Corp. dan Bunge Global
Perusahaan diagnostik medis Waters Corp. diperkirakan akan menggandakan penjualan karena adanya akuisisi. Lonjakan besar yang diperkirakan terjadi pada penjualan Bunge Global, raksasa pengolahan biji-bijian, juga disebabkan oleh sebuah kesepakatan. Ekspektasi pertumbuhan yang didorong akuisisi ini menjadi katalis yang berbeda dibanding momentum yang dipengaruhi AI bagi perusahaan semikonduktor dan infrastruktur teknologi.
Saham Palantir Turun 30% Meski Ekspektasi Pertumbuhan Tetap Berlanjut
Perusahaan perangkat lunak untuk pertahanan, intelijen, dan AI Palantir—favorit pasar saham pada 2024 dan 2025—tetap diperkirakan akan menghasilkan pertumbuhan yang kuat. Namun, harga saham Palantir turun sekitar 30% tahun ini dan kira-kira 40% dari puncaknya pada akhir 2025. Kesenjangan antara ekspektasi pertumbuhan dan kinerja saham memperlihatkan dinamika pasar di mana investor kadang lebih menyukai perjalanan menuju pertumbuhan dan profitabilitas ketimbang benar-benar mencapainya.
Hasil Samsung Disusul Aksi Jual Besar-besaran Pekan Lalu
Raksasa semikonduktor Korea Selatan Samsung melaporkan hasil yang kuat pekan lalu, yang kemudian disusul aksi jual tajam. Reaksi pasar terhadap kinerja Samsung memunculkan pertanyaan apakah pencapaian angka laba yang besar akan benar-benar menggairahkan investor, bahkan ketika perusahaan memenuhi atau melampaui ekspektasi.
FAQ
Perusahaan apa yang diperkirakan menunjukkan kenaikan penjualan terbesar saat musim laporan laba?
Wall Street memperkirakan kenaikan penjualan yang signifikan dari perusahaan-perusahaan terkait AI termasuk Lumentum, Nvidia, Broadcom, Super Micro, dan Teradyne. Selain itu, Waters Corp. dan Bunge Global diperkirakan menunjukkan lonjakan besar karena akuisisi.
Bagaimana kinerja saham Palantir meski ekspektasi pertumbuhan kuat?
Saham Palantir turun sekitar 30% tahun ini dan kira-kira 40% dari puncaknya pada akhir 2025, meski perusahaan terus diperkirakan akan menghasilkan pertumbuhan yang kuat. Perusahaan ini merupakan favorit pasar saham pada 2024 dan 2025.
Apa yang terjadi pada saham Samsung setelah melaporkan hasil yang kuat?
Samsung melaporkan hasil yang kuat pekan lalu, tetapi pengumuman tersebut diikuti oleh aksi jual tajam, yang menunjukkan bahwa sekalipun angka laba terlihat mengesankan, hal itu tidak selalu menjamin reaksi pasar yang positif.