Menurut analis Meritz Securities, Kim Sunwoo, pada 17 Juli, pasar secara signifikan keliru menilai fundamental Samsung Electronics dan SK Hynix. Perjanjian pasokan jangka panjang dengan perusahaan-perusahaan teknologi besar yang disertai pengurangan harga merupakan investasi strategis untuk mengamankan permintaan generative AI dan pusat data, bukan sekadar konsesi harga, kata Kim.
Kim memperkirakan pemenuhan permintaan DRAM hanya 75%-80% pada H2 2026, yang berpotensi turun hingga sekitar 60% pada 2027, dengan pemenuhan permintaan pengguna akhir yang sebenarnya sekitar 70%. Program buyback saham Samsung dan potensi dividen khusus di SK Hynix dapat membantu meredakan kekhawatiran pasar. Keduanya, simpul Kim, saat ini dinilai terlalu rendah secara tajam dan sudah menyesuaikan secara berlebihan.