Saham Merlin, Inc. (MRLN) melonjak 25% pada perdagangan after-hours Kamis. Perusahaan mengumumkan penyelesaian sukses Critical Design Review (CDR) untuk program otonomi pesawat angkut C-130J, berdasarkan kontrak dengan U.S. Special Operations Command (USSOCOM). Capaian ini memvalidasi kesiapan desain sistem otonom dan mendorong program dari tahap pengembangan menuju aktivitas integrasi pesawat secara langsung. CDR merupakan bagian dari kontrak Indefinite Delivery, Indefinite Quantity (IDIQ) yang sebelumnya dianugerahkan kepada USSOCOM dengan nilai batas total melebihi $100 juta. Dalam program tersebut, Merlin mengintegrasikan tumpukan otonomi berbasis kecerdasan buatan untuk mengurangi beban kru di seluruh fase penerbangan dari lepas landas hingga mendarat.
Merlin Maju Program Otonomi C-130J ke Tahap Integrasi
Tinjauan yang berhasil dilakukan menempatkan program ini untuk memulai kampanye pengujian formal dan terstruktur. Tahap berikutnya akan mencakup pengujian di level darat dan level pesawat untuk memverifikasi sistem otonom. Matt George, CEO dan pendiri Merlin, mengatakan: “Menyelesaikan Critical Design Review memvalidasi arsitektur yang kami bangun untuk otonomi yang aman dan dapat diskalakan pada pesawat besar seperti C-130J. Saat kami memasuki integrasi, pengujian darat, dan pada akhirnya demonstrasi penerbangan, fokus kami adalah membuktikan bahwa otonomi dari lepas landas hingga mendarat adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan operasi dan keselamatan bagi para prajurit tempur AS.”
Kinerja Saham Sektor Pertahanan di Tengah Konflik AS-Iran
Kemajuan sistem otomatis Merlin terjadi di tengah pergeseran yang lebih luas pada ekuitas sektor dirgantara dan pertahanan. Sejak pecahnya perang AS-Iran pada Februari 2026, produsen perangkat keras pertahanan dan infrastruktur kedirgantaraan telah menarik perhatian pasar yang signifikan. Wall Street Journal melaporkan pekan lalu bahwa pemerintahan Trump sedang mengejar kesepakatan pendanaan dengan sekelompok perusahaan drone sebagai bagian dari upayanya untuk meningkatkan produksi domestik dan menurunkan biaya untuk senjata-senjata yang kian vital.
Saham Merlin telah berkinerja lebih rendah dibanding beberapa saham kontraktor penerbangan otonom dan drone lainnya sejak perang AS-Iran dimulai. Pembuat drone Ondas (ONDS) sahamnya melonjak 1.243% sejak akhir Februari, menurut data dari Koyfin. Saham MRLN turun 33,4% secara year-to-date.
Sentimen Ritel Mencapai Level Sangat Bullish
Sentimen ritel di Stocktwits adalah “sangat bullish” dengan volume pesan “sangat tinggi”. Obrolan ritel melonjak 500% selama 30 hari terakhir. Salah satu pengguna mengatakan saham ini adalah peluang beli 100%.
FAQ
Apa yang diumumkan Merlin pada Kamis?
Merlin mengumumkan penyelesaian sukses Critical Design Review (CDR) untuk program otonomi pesawat angkut C-130J, berdasarkan kontrak dengan USSOCOM. Tonggak ini memvalidasi kesiapan desain sistem dan mendorong program menuju aktivitas integrasi pesawat.
Berapa nilai kontrak Merlin dengan USSOCOM?
Kontrak tersebut adalah kesepakatan Indefinite Delivery, Indefinite Quantity (IDIQ) dengan nilai batas total melebihi $100 juta. Dalam program tersebut, Merlin mengintegrasikan tumpukan otonomi berbasis AI-nya ke pesawat C-130J.
Bagaimana kinerja saham Merlin sepanjang tahun hingga saat ini?
Saham MRLN turun 33,4% secara year-to-date. Namun, saham tersebut melonjak 25% pada perdagangan after-hours Kamis setelah pengumuman penyelesaian CDR.