Menurut penyedia analisis UanalyzeData, pada 23 Juni, futures Nasdaq-100 anjlok 2,6% selama perdagangan pra-pasar, sementara futures S&P 500 turun 1,39% dan futures Dow Jones Industrial Average jatuh 0,59%, saat aksi jual saham teknologi yang luas merembet ke pasar global. Saham-saham teknologi besar terus mengalami kerugian tajam, termasuk Amazon turun hampir 5%, Alphabet turun 5%, Meta turun 2%, dan SpaceX turun 16%.
Aksi jual tersebut menyebar cepat ke seluruh Asia dan Eropa. Indeks Kospi Korea Selatan turun hampir 10%, sementara Nikkei 225 Jepang merosot 3,55%, Hang Seng Hong Kong turun 1,82%, dan CSI 300 Tiongkok tergelincir 2,77%. Indeks tertimbang Taiwan turun 1,34%, atau 640,86 poin, menjadi 47.100,65. Di Eropa, indeks STOXX 600 turun 1,3%, sementara indeks STOXX Eropa Technology ambruk 3,4% menjadi penurunan satu hari terbesar sejak Februari.