Badan Pelayanan Pensiun Nasional menandatangani kontrak dengan Woori Bank pada tanggal 14 untuk bertindak sebagai bank kustodian mata uang asing, mengelola aset luar negeri senilai 931 triliun won. Kontrak yang diselesaikan di kantor pusat NPS di Jeonju, Jeollabuk-do, menunjuk Woori Bank untuk menangani operasi valuta asing dan pengelolaan rekening mata uang asing bagi investasi luar negeri dana pensiun tersebut. Pemilihan ini mengikuti proses kompetitif yang dimulai pada Maret dengan pengumuman penawaran, evaluasi proposal, dan negosiasi teknis, dengan Woori Bank mengamankan peran untuk mengelola sekitar 56% dari total aset dana 1.671 triliun won yang disimpan di luar negeri.
NPS Menandatangani Kontrak Tiga Tahun dengan Woori Bank
Badan Pelayanan Pensiun Nasional mengumumkan pada tanggal 14 bahwa pihaknya menandatangani kontrak bank kustodian mata uang asing dengan Woori Bank di kantor pusat perusahaan tersebut di Jeonju, Jeollabuk-do. Bank kustodian mata uang asing menjalankan tugas termasuk operasi setoran dan penarikan valuta asing serta pengelolaan rekening mata uang asing yang terkait dengan investasi luar negeri Dana Pensiun Nasional. Periode kontrak berlangsung selama tiga tahun mulai dari tanggal 1 bulan depan, dengan kemungkinan perpanjangan hingga dua tahun tambahan melalui evaluasi tahunan.
Aset Luar Negeri Dana Pensiun Nasional Mencapai 931 Triliun Won
Cadangan terkumpul Dana Pensiun Nasional mencapai 1.671 triliun won pada akhir April tahun ini. Aset luar negeri menyumbang sekitar 56% dari total tersebut, senilai 931 triliun won. Bank kustodian mata uang asing mengelola operasi valuta asing yang terkait dengan portofolio investasi luar negeri yang besar ini.
Woori Bank Dipilih Lewat Proses Penawaran Kompetitif
Badan Pelayanan Pensiun Nasional menetapkan Woori Bank sebagai bank kustodian mata uang asing setelah proses seleksi yang dimulai dengan pengumuman penawaran pada Maret, diikuti evaluasi proposal dan negosiasi teknis. Woori Bank dipilih kembali untuk peran ini, setelah sebelumnya menjabat sebagai bank kustodian mata uang asing pada tahun 2021. Untuk seleksi ini, NPS melonggarkan pembatasan jumlah bidang usaha yang dapat dijalankan bank-bank dalam satu grup holding keuangan yang sama, dari maksimal dua bidang menjadi satu bidang, guna mendorong pengajuan oleh bank domestik yang mumpuni. Sebelumnya, bank dapat menjalankan maksimal dua fungsi di antara perbankan utama, kustodi mata uang asing, pengelolaan kantor, dan layanan wali amanat (saham domestik, obligasi, alternatif).
Woori Bank Berencana Membuka Kantor Valuta Asing Khusus
Woori Bank berencana mendirikan kantor baru khusus untuk operasi valuta asing di dekat kantor pusat Badan Pelayanan Pensiun Nasional untuk memperkuat layanan di lokasi. Ketua Kim Seong-ju menyatakan, "Bersama Woori Bank, kami akan meningkatkan stabilitas dan efisiensi transaksi mata uang asing agar investasi luar negeri dana tersebut dapat dijalankan tanpa gangguan."
FAQ
Apa yang diumumkan Badan Pelayanan Pensiun Nasional pada tanggal 14?
Badan Pelayanan Pensiun Nasional mengumumkan bahwa pihaknya menandatangani kontrak dengan Woori Bank untuk bertindak sebagai bank kustodian mata uang asing, yang bertanggung jawab mengelola aset luar negeri senilai 931 triliun won. Kontrak ditandatangani di kantor pusat NPS di Jeonju, Jeollabuk-do, dan akan berlaku mulai tanggal 1 bulan depan untuk periode awal tiga tahun.
Berapa bagian Dana Pensiun Nasional yang diinvestasikan di luar negeri?
Pada akhir April tahun ini, total cadangan terkumpul Dana Pensiun Nasional mencapai 1.671 triliun won, dengan aset luar negeri menyumbang sekitar 56% dari jumlah tersebut, total senilai 931 triliun won. Bank kustodian mata uang asing mengelola operasi valuta asing untuk investasi luar negeri tersebut.
Mengapa Woori Bank dipilih sebagai bank kustodian mata uang asing?
Woori Bank dipilih lewat proses kompetitif yang dimulai pada Maret dengan pengumuman penawaran, diikuti evaluasi proposal dan negosiasi teknis. Woori Bank sebelumnya menjalankan peran ini pada tahun 2021 dan dipilih kembali berdasarkan kapabilitasnya. Bank tersebut berencana membentuk kantor valuta asing khusus dekat kantor pusat NPS untuk menyediakan layanan di lokasi yang lebih ditingkatkan.