Yoshimasa Maruyama, kepala ekonom di Nikko Securities, memprediksi pada 19 Mei bahwa indeks Nikkei 225 dapat mencapai sekitar 65.000 poin pada akhir 2026, didorong oleh momentum pasar saham terbaru dan potensi pergeseran struktural yang didukung oleh kebijakan pemerintah jangka panjang yang stabil. Ia memperkirakan indeks bisa naik hingga sekitar 73.000 poin pada akhir 2027 dan sekitar 80.000 poin pada akhir 2028.
Maruyama memperingatkan bahwa meningkatnya ketegangan di Timur Tengah bisa mengubah prospek. “Jika konflik di Timur Tengah mengintensif ke batasan pasokan yang serius—bukan hanya harga minyak yang lebih tinggi—perkiraan harga aset, termasuk saham, dapat direvisi turun,” ujarnya.