Kunci Wawasan
Garlinghouse tetap percaya bahwa Clarity Act akan disahkan meskipun ada perpecahan di industri dan penolakan dari Coinbase.
Pengakuan SEC dan CFTC terhadap aset seperti XRP menandakan semakin jelasnya regulasi di sektor kripto.
Ripple melihat kebutuhan terbatas untuk beberapa stablecoin USD, memposisikan diri untuk alternatif yang mematuhi regulasi dan berfokus pada institusi.
CEO Ripple Brad Garlinghouse telah menyatakan keyakinan bahwa Clarity Act yang terhenti di US Senate akan akhirnya disahkan, meskipun oposisi dari Coinbase terus mempersulit negosiasi.
Berbicara di puncak FII PRIORITY Miami, Garlinghouse menekankan bahwa Ripple tidak terlibat langsung dalam sengketa tersebut. ‘Ripple tidak memiliki kepentingan besar dalam pertempuran ini,’ katanya, mencatat bahwa perusahaan sebagian besar mengamati perkembangan dari pinggir.
Momentum Regulasi Meningkat
Clarity Act bertujuan untuk memperkenalkan regulasi yang lebih transparan terkait aset digital, terutama berkaitan dengan klasifikasi dan regulasi. Ini telah menarik perhatian industri kripto, yang telah lama menginginkan kepastian regulasi di Amerika Serikat.
Garlinghouse menunjuk pada dukungan institusi dan politik yang semakin meningkat sebagai sinyal positif. ‘Dukungan dari White House untuk mendorong Clarity Act maju sangat mendalam,’ katanya, menyarankan momentum tetap utuh meskipun ada kemunduran.
Namun, penolakan Coinbase terhadap kompromi baru-baru ini telah memperlambat kemajuan. Bursa tersebut telah mendorong menuju ketentuan yang lebih diinginkan, menandakan perpecahan yang terus berlangsung di industri tentang bagaimana regulasi harus dirancang.
SEC, CFTC dan Kejelasan yang Ada
Garlinghouse juga merujuk pada perkembangan regulasi yang ada, mencatat bahwa aset seperti XRP telah melihat kemajuan klasifikasi. Menurutnya, baik SEC maupun CFTC telah mengakui aset digital tertentu sebagai komoditas.
‘Sudah ada beberapa kejelasan,’ katanya, menambahkan bahwa peserta industri semakin tidak sabar. ‘Orang-orang merasa kesal. Mereka lelah. Jadi, semoga kita bisa menyelesaikan sesuatu.’
Debat Stablecoin Memanas
Di luar legislasi, Garlinghouse membahas proliferasi stablecoin, khususnya yang dipatok pada dolar AS. Dia berargumen bahwa pasar tidak perlu duplikasi yang berlebihan.
‘Kepala saya mulai sakit jika Anda memikirkan proliferasi,’ katanya, merujuk pada jumlah token yang didukung USD yang semakin banyak, termasuk USDC.
Dia mengungkapkan bahwa Ripple telah mencetak bagian substansial dari USDC, menyiratkan bahwa perusahaan dilengkapi dengan infrastruktur untuk menerbitkan stablecoin-nya sendiri. Dengan neraca yang kuat, Ripple bertujuan untuk menegaskan dirinya sebagai pemain yang mematuhi regulasi dan berorientasi pada institusi.
Tinjauan Pasar
Saat diskusi regulasi terus berlanjut, sentimen pasar XRP masih erat terkait dengan kemajuan legislasi dan perkembangan seputar ETF. Implementasi Clarity Act dapat membantu memberikan kerangka kerja yang lebih transparan untuk adopsi institusi.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Tidak Ada Anjing Besar dalam Pertarungan Ini: CEO Ripple Bertaruh Besar pada Clarity Act Meskipun Bentrokan Coinbase pada Berita Kripto – sumber tepercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.