Menurut BlockBeats, pada 2 Juli, Nvidia meluncurkan program AI Compute Partnership untuk mendukung penyedia layanan cloud startup. Dalam skema ini, Nvidia menjamin akan membeli kapasitas GPU yang tidak terjual dari startup yang berpartisipasi seperti Firmus dan Sharon AI. Sebagai imbalannya, Nvidia menerima bagian dari pendapatan layanan penyedia cloud—dengan persentase yang menurun selama masa kontrak—atau hak berlangganan ekuitas.
Inisiatif ini mengatasi tantangan kritis bagi operator cloud tahap awal: pembangunan pusat data dan pembelian GPU membutuhkan investasi modal yang besar, sehingga menyulitkan startup dengan peringkat kredit rendah untuk mendapatkan pendanaan. Jaminan kapasitas Nvidia secara efektif memberikan dukungan kredit, membantu perusahaan-perusahaan ini memperoleh pinjaman. Langkah ini juga mengurangi ketergantungan Nvidia pada pelanggan besar seperti Amazon, Microsoft, dan Meta, yang mendominasi pembelian GPU saat ini tetapi sedang mengembangkan chip milik mereka sendiri.