Bisnis Akun AI Kedaulatan Nvidia Menyumbang 14% dari Pendapatan, Kata Jim Cramer

Menurut Jim Cramer di CNBC pada Senin, bisnis Nvidia yang kian berkembang dengan negara berdaulat bisa membantu meredakan kekhawatiran investor soal ketergantungan perusahaan pada segelintir pelanggan hyperscale. Sovereign AI saat ini sudah menyumbang sekitar 14% dari bisnis Nvidia, dengan negara termasuk Singapura, India, Jepang, Swiss, Jerman, Taiwan, Israel, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi berinvestasi pada infrastruktur AI domestik yang ditenagai teknologi Nvidia.

Berbeda dengan penyedia layanan cloud besar yang mengejar imbal hasil finansial secara cepat, pelanggan sovereign AI tidak selalu berfokus pada pengembalian investasi dalam waktu singkat. “Negara-negara membeli chip ini dalam jumlah besar untuk program sovereign AI mereka, dan itu saja akan mengurangi ketergantungan Nvidia pada segelintir hyperscaler besar,” kata Cramer.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar