Ostium menghentikan sementara perdagangan karena dugaan serangan terhadap oracle, dengan estimasi kerugian sekitar 22 juta dolar AS

DRIFT0,95%

Protokol pertukaran terdesentralisasi Ostium pada 16 Juli menangguhkan semua aktivitas perdagangan, dan menyarankan pengguna untuk mencabut otorisasi kontrak. Penyebabnya adalah laporan dari perusahaan keamanan blockchain Blockaid dan CertiK yang menilai brankas likuiditas OLP diduga menjadi target serangan terkait oracle. Dua perusahaan tersebut masing-masing memperkirakan kerugian sekitar 18 juta dolar AS dan 22 juta dolar AS.

Pernyataan Resmi Ostium: Penangguhan Perdagangan dan Saran Pencabutan Otorisasi Kontrak

Ostium di platform X mengumumkan bahwa, akibat terdeteksi adanya kejanggalan pada brankas likuiditas OLP, pihaknya segera menangguhkan perdagangan di seluruh platform. Berdasarkan unggahan resmi Ostium, protokol telah mengambil tiga langkah penanganan berikut:

Menangguhkan Perdagangan Seluruh Platform: Setelah mendeteksi kejanggalan pada brankas, segera menghentikan semua aktivitas perdagangan

Menerbitkan Saran Keamanan Pengguna: Pernyataan bahwa “keamanan pengguna adalah prioritas utama”, serta menyarankan semua pengguna untuk sementara mencabut otorisasi kontrak

Memulai Investigasi Internal: Tim sedang menyelidiki penyebab kejadian; belum memverifikasi sendiri besaran kerugian atau sifat serangan

Perkiraan Kerugian Blockaid dan CertiK: 18 Juta hingga 22 Juta Dolar AS

Perusahaan keamanan blockchain Blockaid memperkirakan kerugian dari kejadian ini sekitar 18 juta dolar AS, sementara CertiK memperkirakan sekitar 22 juta dolar AS. Kedua perusahaan mengaitkan serangan tersebut pada sistem oracle milik Ostium yang diduga telah disusupi; sistem ini bertugas menyediakan data harga aset eksternal untuk protokol, yang merupakan infrastruktur inti bagi penyelesaian kontrak berjangka (perpetual) on-chain.

Pernyataan resmi Ostium menyebutkan bahwa angka-angka estimasi di atas belum diverifikasi sendiri oleh pihak protokol, dan investigasi masih berlangsung.

Latar Keamanan DeFi Tahun 2026: Kerugian Bulanan pada April Tembus 630 Juta Dolar AS

Data DeFiLlama menunjukkan bahwa pada April 2026, kerugian akibat serangan peretasan terhadap aset kripto mencapai sekitar 630 juta dolar AS, menjadi nilai bulanan tertinggi sejak Februari 2025; di antaranya, insiden serangan KelpDAO dan Drift Protocol secara total menyumbang lebih dari 80% dari total kerugian pada bulan tersebut. Para peneliti keamanan menilai bahwa serangan DeFi belakangan ini menunjukkan tren pergeseran dari kelemahan kode pada program kontrak pintar ke serangan terhadap infrastruktur off-chain seperti sistem oracle, akses berhak istimewa, serta manajemen kunci.

Analis JPMorgan pada laporan riset yang dirilis pada April 2026 menyebutkan bahwa keamanan jembatan adalah tantangan kunci dalam adopsi DeFi secara terstruktur. Sementara itu, Misha Putiatin, Co-founder Symbiotic dan CEO Statemind, dalam wawancara dengan Cointelegraph pada Mei 2026 menyatakan bahwa risiko serangan peretasan sulit dikuantifikasi, dan menjadi salah satu alasan utama penerimaan keuntungan DeFi yang terus terbatas bagi investor institusi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Ostium sudah memulihkan perdagangan?

Hingga artikel ini diterbitkan (16 Juli 2026), Ostium belum mengumumkan kabar pemulihan perdagangan; status terbaru mengacu pada pengumuman akun resmi X milik Ostium.

Mengapa perkiraan kerugian kedua perusahaan keamanan berbeda?

Blockaid memperkirakan sekitar 18 juta dolar AS, sedangkan CertiK memperkirakan sekitar 22 juta dolar AS; perbedaan tersebut berasal dari masing-masing perusahaan yang menggunakan metode analisis data on-chain berbeda serta cakupan perhitungan kerugian yang berbeda. Pihak resmi Ostium menyatakan bahwa kedua angka tersebut belum diverifikasi sendiri oleh pihak protokol.

Apa perubahan target utama serangan DeFi belakangan ini?

Para peneliti keamanan menyebutkan bahwa penyerang belakangan ini beralih ke infrastruktur off-chain seperti sistem oracle, akses berhak istimewa, dan manajemen kunci, bukan sekadar memanfaatkan celah kode pada kontrak pintar. Dalam insiden Ostium kali ini, sistem oracle diduga telah disusupi, yang sesuai dengan tren serangan tersebut yang tercatat oleh para peneliti.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar