Lebih dari 200 organisasi kripto, termasuk Coinbase, Kraken, Andreessen Horowitz, Ripple, dan Circle, telah menandatangani petisi bersama yang mendesak pimpinan Senat AS untuk membawa RUU CLARITY Act ke pemungutan suara di lantai. Koalisi besar ini—dipimpin oleh Stand With Crypto, Blockchain Association, dan Crypto Council for Innovation—bertujuan mengganti ambiguitas regulasi dengan kerangka kerja federal yang menetapkan standar yang jelas untuk aset digital, pengembang non-penyimpanan (non-custodial), dan stablecoin.
Dorongan ini menyusul persetujuan bipartisan Komite Perbankan Senat dengan suara 15-9 pada pertengahan Mei 2026. Namun, para pendukung industri menghadapi kendala yang terus meningkat: penentangan sengit dari kelompok perbankan tradisional terkait pembatasan imbal hasil (yield) stablecoin, kekhawatiran etis dari anggota parlemen Partai Demokrat mengenai konflik kepentingan, serta jadwal legislasi yang makin ketat sebelum masa reses Agustus. Meja kebijakan Galaxy baru-baru ini menurunkan estimasi probabilitas CLARITY Act menjadi undang-undang pada 2026 dari 75 persen menjadi 60 persen, sementara analis JPMorgan menempatkan peluang di bawah 50 persen.