Dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis pada 14 Juli, lebih dari 200 peneliti dan ekonom, termasuk 15 penerima Nobel serta peneliti dari OpenAI, Anthropic, dan Google, mendesak pemerintah dan para pemimpin teknologi untuk segera membentuk kebijakan dan institusi guna mengatasi potensi dampak ekonomi dari kecerdasan buatan.
Pernyataan tersebut memperingatkan bahwa AI dapat memicu transformasi ekonomi yang setara dengan Revolusi Industri—bahkan melebihi skala tersebut—namun tenggat waktu penyesuaiannya sangat dipercepat. Profesor Virginia, Anton Korinek, mencatat bahwa terobosan teknologi besar seperti tenaga uap, listrik, dan komputer masing-masing memberi masyarakat waktu puluhan tahun untuk beradaptasi, sedangkan AI mungkin hanya menyisakan beberapa tahun bagi umat manusia.