Peru Menerbitkan Dekrit Krisis Energi, Produksi Perak Mencapai 13,6% dari Output Global Memicu Kenaikan Harga pada 11 Mei

GateNews
Menurut Huishang Futures, Peru menerbitkan dekret energi darurat pada 11 Mei. Produksi peraknya menyumbang 13,6% dari output global dan 18% dari cadangan global, menjadikannya produsen terbesar ketiga di dunia dan pemegang terbesar. Dekret tersebut memicu kekhawatiran pasar atas potensi ketatnya pasokan perak, yang secara langsung mendorong kenaikan tajam harga perak.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar