Filipina Mencapai Status Pendapatan Menengah Atas dengan GNI per Kapita 4.850 Dolar AS

Bank Dunia mengumumkan pada 1 Juli bahwa Filipina kini resmi menjadi negara berpendapatan menengah ke atas (UMIC), mengakhiri klasifikasi negara tersebut sebagai pendapatan menengah ke bawah yang bertahan sejak 1987. Reklasifikasi terjadi karena pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita Filipina mencapai 4.850 dolar AS, melampaui batas baru pendapatan menengah ke atas sebesar 4.636 dolar AS. Filipina terjebak dalam kategori pendapatan menengah ke bawah selama hampir empat dekade sebelum mencapai tonggak ekonomi ini.

Bank Dunia Tetapkan Ambang Klasifikasi Pendapatan di 4.636 Dolar AS

Setiap bulan Juli, Bank Dunia mengelompokkan ekonomi ke dalam empat kelompok pendapatan berdasarkan GNI per kapita, yang dikonversi ke dolar AS menggunakan rata-rata nilai tukar tiga tahun. Pada 2025, batas pendapatan menengah ke atas ditetapkan sebesar 4.636 dolar AS. Tahun lalu, GNI per kapita Filipina sebesar 4.470 dolar AS tertinggal 26 dolar AS dari ambang batas, meleset dari klasifikasi sebesar 0,6%. Tahun ini, Filipina melampaui ambang batas sebesar 214 dolar AS, atau 4,6%.

Filipina Capai GNI Per Kapita 4.850 Dolar AS pada 2025

GNI per kapita Filipina mencapai sekitar 23.000 peso per orang per bulan. Departemen Ekonomi, Perencanaan, dan Pembangunan (DEPDev) menyebutnya sebagai "tonggak ekonomi bersejarah," dengan mengaitkannya pada pertumbuhan berkelanjutan dan reformasi jangka panjang. Presiden Ferdinand Marcos Jr., dalam kunjungan resmi di Kanada, menyebutnya sebagai "suara kepercayaan pada masa depan negara kita" yang akan menarik lebih banyak investasi. Menteri Keuangan Frederick Go menyatakan bahwa status baru berarti warga Filipina telah meningkatkan kekayaan per kapita mereka.

Vietnam Lintasi Ambang Pendapatan Menengah Atas dengan GNI 4.970 Dolar AS

Vietnam juga melintasi ambang pendapatan menengah ke atas tahun ini. GNI per kapita Vietnam sebesar 4.970 dolar AS melampaui batas sebesar 7,2%. Bank Dunia mencatat bahwa negara lain yang melintasi ambang pendapatan tahun ini termasuk Sri Lanka, yang kembali ke status pendapatan menengah ke atas setelah pemulihan dari krisis 2022, dan Mikronesia, yang mencapai status tersebut melalui konstruksi dan pertanian.

Filipina Catat Pertumbuhan 2,8% pada Kuartal Pertama 2026

Pada kuartal pertama 2026, Filipina tumbuh sebesar 2,8%, sementara Vietnam tumbuh sebesar 7,83%. Rasio utang terhadap PDB Filipina berada di 65%. Sebagai negara berpendapatan menengah ke atas yang baru, Filipina dapat kehilangan akses ke suku bunga preferensial untuk pinjaman lunak dan bantuan pembangunan resmi secara bertahap. Di ASEAN, hanya Singapura dan Brunei yang telah meraih status pendapatan tinggi.

FAQ

Berapa ambang pendapatan menengah ke atas Bank Dunia untuk 2025?

Bank Dunia menetapkan ambang pendapatan menengah ke atas sebesar 4.636 dolar AS untuk 2025. Negara dengan GNI per kapita di atas jumlah ini diklasifikasikan sebagai negara berpendapatan menengah ke atas.

Berapa peningkatan GNI per kapita Filipina dari tahun lalu?

GNI per kapita Filipina meningkat dari 4.470 dolar AS tahun lalu menjadi 4.850 dolar AS tahun ini, mewakili peningkatan sebesar 380 dolar AS dan melampaui ambang pendapatan menengah ke atas sebesar 214 dolar AS.

Negara ASEAN mana lagi yang memiliki status pendapatan tinggi?

Di ASEAN, hanya Singapura dan Brunei yang telah meraih status pendapatan tinggi menurut klasifikasi Bank Dunia.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar