Model Pembayaran Hibrida Ripple dan Bank of America Dibahas oleh Pengamat Kripto

XRP0,36%

Pengamat kripto SMQKE membahas hubungan ekosistem perbankan yang terkait Ripple dengan Bank of America, menghidupkan kembali perdebatan tentang evolusi infrastruktur pembayaran lintas negara. Komentar tersebut berpusat pada model hibrida di mana jaringan pesan tradisional seperti SWIFT hidup berdampingan dengan sistem pembayaran berbasis blockchain seperti RippleNet, dengan tujuan meningkatkan kecepatan, likuiditas, dan efisiensi dalam transaksi global. Diskusi ini mencerminkan eksperimen yang lebih luas di industri untuk melapis teknologi blockchain ke atas jalur keuangan yang sudah ada, bukan menggantinya, meski saat ini tidak ada penerapan XRP dalam infrastruktur pembayaran inti Bank of America yang terverifikasi secara publik.

SWIFT dan RippleNet Beroperasi dalam Model Pembayaran Hibrida

Struktur hibrida yang diusulkan memposisikan SWIFT untuk menangani pesan yang aman dan koordinasi yang sarat kepatuhan, sementara sistem blockchain dieksplorasi untuk transfer nilai yang lebih cepat. SWIFT terus mendominasi komunikasi antarbank global, sedangkan RippleNet diposisikan sebagai lapisan alternatif untuk penyelesaian (settlement) dan optimalisasi likuiditas. SMQKE menyarankan bahwa institusi besar seperti Bank of America pada akhirnya dapat beroperasi dalam struktur yang terbaur ini, di mana teknologi terkait Ripple terintegrasi ke dalam alur kerja perbankan yang ada, bukan menggantikannya. Dalam skenario ini, solusi yang terhubung dengan Ripple dapat menyediakan jalur likuiditas opsional sesuai permintaan menggunakan aset digital seperti XRP. Saat ini tidak ada sistem terverifikasi secara publik yang menunjukkan XRP sepenuhnya tertanam di jalur pembayaran inti Bank of America.

Likuiditas Sesuai Permintaan Menghapus Akun Asing yang Sudah Didanai

Likuiditas sesuai permintaan (ODL) dirancang untuk menghapus kebutuhan bank dalam mendanai terlebih dahulu akun asing dengan menggunakan aset digital sebagai penghubung antara mata uang, yang secara teori meningkatkan efisiensi modal dan kecepatan penyelesaian. Meskipun XRP dapat memfasilitasi hal ini pada koridor yang didukung, adopsi di dunia nyata tetap selektif, dipengaruhi oleh kerangka regulasi, ketersediaan likuiditas, serta pertimbangan risiko institusional. Arah perjalanan dalam pembayaran global mengarah pada transisi, bukan penggantian, karena bank semakin bereksperimen dengan beberapa jalur untuk mengoptimalkan kecepatan, kepatuhan, dan efisiensi biaya.

SWIFT Memodernisasi Lewat Standar ISO 20022

SWIFT telah secara aktif memodernisasi infrastrukturnya sendiri melalui standar pesan ISO 20022 dan mengeksplorasi interoperabilitas dengan teknologi keuangan yang sedang berkembang. Ini memperkuat pandangan industri yang semakin menguat bahwa masa depan pembayaran kurang soal penggantian dan lebih soal koeksistensi antara sistem lama dan jaringan blockchain. Penyedia infrastruktur yang terkait Ripple, seperti GTreasury, telah diakui dalam ekosistem mitra bersertifikat SWIFT. Alih-alih menandakan integrasi sistem atau penggabungan, ini mencerminkan tumpang tindih yang semakin meningkat antara infrastruktur keuangan tradisional dan solusi yang memungkinkan aset digital di level operasional. SWIFT tetap menjadi fondasi untuk pesan keuangan global, sementara teknologi berbasis Ripple terus berkembang sebagai lapisan eksperimental yang berfokus pada efisiensi dalam lanskap pembayaran lintas negara yang terus berevolusi.

FAQ

Apa yang dibahas SMQKE tentang Ripple dan Bank of America? SMQKE membahas hubungan ekosistem perbankan yang terkait Ripple dengan Bank of America, dengan fokus pada model pembayaran hibrida di mana SWIFT menangani pesan yang aman dan kepatuhan, sementara sistem blockchain seperti RippleNet dieksplorasi untuk transfer nilai yang lebih cepat serta optimalisasi likuiditas.

Bagaimana cara kerja likuiditas sesuai permintaan dalam pembayaran lintas negara? Likuiditas sesuai permintaan (ODL) dirancang untuk menghapus kebutuhan bank dalam mendanai terlebih dahulu akun asing dengan menggunakan aset digital seperti XRP sebagai jembatan antar-mata uang, yang secara teori meningkatkan efisiensi modal dan kecepatan penyelesaian, meski adopsi di dunia nyata tetap selektif berdasarkan kerangka regulasi dan pertimbangan risiko institusional.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar