Pesan Berita Gate, 23 April — Robinhood telah menerima persetujuan prinsip (IPA) dari Otoritas Moneter Singapura (MAS), menandai langkah penting menuju masuk ke salah satu pasar keuangan yang paling ketat di Asia. Persetujuan tersebut memungkinkan Robinhood Singapore Pte. Ltd. untuk bergerak menuju menawarkan layanan perantara, termasuk perdagangan efek, derivatif yang diperdagangkan di bursa, kustodi, pembiayaan produk, dan distribusi dana.
IPA tidak mengizinkan operasi; Robinhood masih harus memenuhi ketentuan regulasi untuk memperoleh lisensi layanan pasar modal penuh. MAS mempertahankan kewenangan untuk mencabut persetujuan jika persyaratan tidak dipenuhi. Singapura diposisikan sebagai markas Asia-Pasifik Robinhood, menawarkan kerangka regulasi yang matang, adopsi digital yang tinggi, serta akses ke talenta dan infrastruktur regional. Akuisisi Robinhood atas bursa kripto Bitstamp pada tahun 2025 memperkuat kehadiran ini—Bitstamp Asia sudah memegang lisensi Major Payment Institution dari MAS, sehingga menciptakan struktur ganda yang mencakup aset digital dan perantara tradisional.
Langkah ini mencerminkan strategi internasional Robinhood yang lebih luas. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah berkembang ke perdagangan opsi di Inggris, memperkenalkan derivatif kripto di seluruh Eropa, dan melakukan akuisisi di Asia Tenggara. Fokus telah bergeser dari pertumbuhan yang digerakkan produk ke penskalaan infrastruktur, dengan mengutamakan cakupan regulasi dan kedalaman layanan ketimbang akuisisi pengguna yang cepat.
Masih ada ketidakpastian utama. Robinhood belum mengungkapkan jadwal untuk memenuhi ketentuan MAS, penetapan harga, atau detail peluncuran produk. Penawaran inti AS, seperti perdagangan tanpa komisi dan akses opsi ritel, mungkin menghadapi batasan di bawah aturan perlindungan investor Singapura yang lebih ketat. Risiko eksekusi tetap ada selama fase transisi sebelum lisensi penuh, dan lanskap kompetitif mencakup pemain lokal dan internasional yang sudah mapan.