Pengguna Robinhood Menjadi Sasaran dalam Serangan Phishing yang Mengeksploitasi Fitur Alias Titik Gmail

Pesan Berita Gate, 28 April — Pengguna Robinhood baru-baru ini menjadi korban serangan phishing yang mengeksploitasi fitur titik-diantor (dot-ignoring) Gmail dan celah dalam proses pembuatan akun Robinhood. Pelaku mendaftarkan akun yang hampir identik dengan alamat email target, sehingga memungkinkan mereka untuk menipu server surat Robinhood agar mengirimkan peringatan keamanan palsu yang berisi tautan phishing ke kotak masuk para korban.

Menurut peneliti keamanan siber Alex Eckelberry, email berbahaya tersebut lolos pemeriksaan verifikasi SPF, DKIM, dan DMARC, sehingga tampak seolah berasal dari alamat resmi Robinhood. Pem-bypass autentikasi ini secara signifikan meningkatkan kredibilitas serangan.

Robinhood mengonfirmasi bahwa tidak terjadi pelanggaran sistem atau kompromi akun pelanggan, dan dana pengguna serta informasi pribadi tetap aman. Platform tersebut menyarankan pengguna untuk menghapus email yang mencurigakan dan menghindari mengklik tautan apa pun yang tampak meragukan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar