Rusia dan Indonesia Tandatangani Kontrak Impor Minyak untuk 150 Juta Barel pada Akhir 2026

Menurut Jin10, Rusia dan Indonesia menandatangani kontrak impor minyak mentah pada 25 Juni melalui lembaga minyak dan gas negara Indonesia, Lemigas, berdasarkan kesepakatan yang dicapai antara Presiden Putin dan Presiden Subianto. Kontrak ini merupakan bagian dari rencana pengadaan yang lebih luas dengan total 150 juta barel minyak mentah Rusia, yang akan dikirim secara bertahap hingga akhir 2026. Kementerian Energi Indonesia mengonfirmasi pekan lalu bahwa negara tersebut akan terus mengimpor minyak Rusia meskipun terjadi deeskalasi ketegangan di Timur Tengah dan dibukanya kembali Selat Hormuz.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar