Menurut Kitco News, bank sentral Rusia menjual 44 ton emas pada paruh pertama 2026, sementara cadangan emas milik negara turun menjadi 2.282 ton senilai $299 miliar per awal Juli. Bank Sentral Rusia (CBR) mengumumkan bahwa cadangan turun 1,4 juta troy ons sejak awal tahun, menandai penurunan bulan keenam berturut-turut dan penurunan paling tajam dalam seperempat abad.
Para analis mengaitkan penjualan tersebut dengan defisit anggaran Rusia sebesar 4,6 triliun rubel serta upaya membangun cadangan mata uang asing di tengah lemahnya pendapatan ekspor. Menurut analis Freedom Finance Global Natalia Milchakova, emas tersebut ditukar dengan yuan untuk mendukung mata uang domestik di tengah tekanan ekonomi akibat perang Ukraina. Volume perdagangan emas domestik di Bursa Moskow melonjak lebih dari 350% dibanding tahun sebelumnya.