Senat Mendekati Kesepakatan Stablecoin tetapi Penolakan Coinbase Meningkat

COINON10,26%
  • Anggota parlemen menemukan titik temu dua kubu pada aturan imbal hasil (yield) stablecoin, tetapi persetujuan industri masih belum terselesaikan.
  • Coinbase dan pihak lain menolak, menyiapkan usulan tandingan untuk melindungi imbalan dan insentif pengguna.
  • Perdebatan terus berlanjut mengenai perbedaan di sektor perbankan, ruang lingkup regulasi, dan arah kebijakan masa depan di bawah Undang-Undang CLARITY.

Senator Tim Scott mengonfirmasi adanya pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Coinbase saat anggota parlemen mendorong penyelesaian aturan imbal hasil stablecoin dalam Undang-Undang CLARITY. Ia mengatakan bahwa Partai Republik dan Partai Demokrat telah mencapai kesepakatan bersama mengenai ketentuan imbal hasil. Namun, persetujuan industri masih belum terselesaikan, dengan para pemangku kepentingan masih bernegosiasi mengenai naskah final di balik pintu tertutup pekan ini.

Kemajuan Dua Kubuh dalam Debat Imbal Hasil

Scott menggambarkan isu imbal hasil sebagai rintangan utama yang kini telah ditangani oleh para legislator. Ia mengatakan kedua pihak sepakat tentang bagaimana imbalan harus berfungsi di seluruh platform kripto. Namun, ia menambahkan bahwa para legislator masih harus mendapatkan dukungan dari para pelaku industri.

Secara khusus, Scott menekankan bahwa diskusi terus berlanjut dengan perusahaan-perusahaan besar, termasuk Coinbase. Ia menggambarkan prosesnya sebagai hal yang rumit, yang memerlukan keseimbangan hati-hati antara kepentingan yang saling bersaing.

Pada saat yang sama, ia menjelaskan perbedaan antara stablecoin dan sistem perbankan tradisional. Stablecoin, katanya, beroperasi dengan model jaminan satu banding satu, tidak seperti perbankan cadangan pecahan (fractional-reserve).

Penolakan Industri dan Usulan Tandingan

Meski terjadi kemajuan di Kongres, resistensi industri terus menguat. Menurut jurnalis Eleanor Terrett, para legislator berencana merilis naskah legislatif terbaru pada minggu depan. Draf tersebut akan menguraikan ketentuan imbal hasil dan imbalan stablecoin yang sedang dibahas.

Namun, Coinbase dan pemangku kepentingan lainnya telah menyampaikan kekhawatiran tentang usulan-usulan sebelumnya. Kepala Global Riset Investasi Coinbase, David Duong, mengatakan bahwa para pemimpin industri sedang menyiapkan usulan tandingan yang terkoordinasi.

Ia menjelaskan bahwa usulan tersebut bertujuan melindungi pelanggan sekaligus menjaga struktur imbalan agar tetap berkelanjutan. Pembicaraan ini mengikuti ketidakpuasan terhadap ketentuan yang dibagikan dalam pertemuan terbaru di Capitol Hill.

Perdebatan Berkelanjutan dan Pertanyaan Kebijakan

Sementara itu, kekhawatiran kebijakan yang lebih luas terus membentuk negosiasi. Penasihat Gedung Putih Patrick Witt mempertanyakan bagaimana pemerintahan mendatang mungkin mendekati imbalan stablecoin dan aturan aset digital.

Ia juga mengangkat isu seputar perlindungan bagi pengembang dan klasifikasi aset digital. Topik-topik ini tetap menjadi bagian dari perdebatan regulasi yang lebih luas yang terkait dengan Undang-Undang CLARITY.

Scott menegaskan bahwa semua pihak tetap terlibat dalam diskusi. Ia mencatat bahwa bank dan perusahaan kripto terus menyampaikan pandangan yang saling bertentangan mengenai struktur imbalan. Namun, para legislator terus menyempurnakan redaksi seiring pembicaraan menuju kesepakatan final.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar