Pasar obligasi Seoul diperkirakan menguat pada hari menjelang rapat Komite Kebijakan Moneter Bank of Korea, didukung oleh data inflasi AS yang menguntungkan dan indikator ketenagakerjaan domestik. Inti CPI Juni di AS tercatat tumbuh 0,0% secara bulanan (month-over-month), di bawah prakiraan pasar 0,2%, sehingga meredakan kekhawatiran kenaikan suku bunga segera untuk FOMC bulan ini. Menurut CME FedWatch, probabilitas Federal Reserve menahan suku bunga bulan ini yang tercermin dalam harga futures federal funds rate naik menjadi 83,43% dari 58% pada hari sebelumnya. Fokus pasar kini bergeser ke waktu kenaikan suku bunga berikutnya dari BOK, karena kenaikan beruntun tidak diperkirakan, namun para pembuat kebijakan diharapkan memberi sinyal kewaspadaan inflasi yang berkelanjutan. BOK menghadapi upaya menyeimbangkan respons terhadap inflasi dengan kekhawatiran keterbatasan pertumbuhan lapangan kerja dalam ekspansi ekonomi yang digerakkan semikonduktor.
Kementerian Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa inti Consumer Price Index Juni menunjukkan pertumbuhan 0,0% secara bulanan (month-over-month), lebih rendah dari ekspektasi pasar 0,2%. Data ini berkontribusi pada sentimen positif di pasar obligasi New York. Alat CME FedWatch, yang melacak penetapan harga futures federal funds rate, menunjukkan probabilitas penahanan suku bunga bulan ini meningkat signifikan menjadi 83,43% dari 58% pada hari sebelumnya. Pelaku pasar menafsirkan data inflasi tersebut sebagai penurunan tekanan langsung untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan FOMC bulan ini.
Dengan rapat Komite Kebijakan Moneter dijadwalkan pada hari berikutnya, perhatian pasar terfokus pada waktu kenaikan suku bunga berikutnya ketimbang kemungkinan kenaikan segera. Meski kenaikan suku bunga beruntun tidak diharapkan, BOK diperkirakan mempertahankan sikap tegas dalam respons terhadap inflasi tanpa menutup opsi kebijakan. Pelaku pasar menilai bagaimana imbal hasil obligasi akan merespons jika bank sentral menyampaikan komitmen yang berbasis prinsip dan tegas untuk memerangi inflasi.
Skenario yang berlaku di kalangan pengamat pasar adalah bahwa BOK akan menaikkan suku bunga secara bertahap sebagai respons terhadap indikator inflasi sambil menghindari pemotongan suku bunga cepat meski pertumbuhan ekonomi melambat. Pertumbuhan PDB nominal memberikan alasan bagi bank sentral untuk tidak melakukan pemotongan suku bunga, karena prospek pertumbuhan jangka menengah tetap solid meski berpotensi terjadi perlambatan pada jangka pendek. Seorang anggota komite BOK yang tidak sependapat dan memilih kenaikan suku bunga bulan lalu menyatakan bahwa, "semikonduktor adalah industri padat modal dengan efek pengganda ketenagakerjaan yang rendah, jadi efek menetesnya ledakan semikonduktor yang menyebar ke ekonomi secara keseluruhan lebih kecil dibandingkan industri lain." Anggota itu menambahkan bahwa, "mengingat karakter industri yang perlu menginvestasikan kembali sebagian besar keuntungan dan kenyataan harus membuat sebagian besar investasi di luar negeri, efek ekspor semikonduktor yang mendorong stimulasi permintaan domestik tampak agak terbatas."
Bank of Korea dijadwalkan merilis laporan berjudul "Mengapa Peningkatan Terms of Trade ini Berbeda - Dampak pada Ekonomi Riil dari Ledakan Semikonduktor." Laporan tersebut diperkirakan menelaah dampak pada tekanan inflasi sisi permintaan domestik dalam konteks kenaikan pesat harga semikonduktor dan lonjakan laba pada produsen termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix. Analisis diperkirakan membahas potensi ekspansi permintaan dari bonus kinerja skala besar dan kenaikan harga aset yang bertepatan dengan kebijakan fiskal ekspansioner pemerintah. Pengamat pasar melihat laporan ini sebagai penyampaian kekhawatiran otoritas moneter terhadap inflasi sekaligus pembenaran sikap kebijakan kenaikan suku bunga.
Kementerian Ekonomi dan Keuangan menyatakan dalam strategi pertumbuhan paruh kedua bahwa pasar tenaga kerja akan pulih secara bertahap saat dampak konflik Timur Tengah mereda, namun mencatat bahwa pemulihan investasi konstruksi yang tertunda dan perlambatan di sektor non-semikonduktor dapat menjadi faktor penghambat. Ekonom domestik dan internasional sebagian besar sepakat bahwa penguatan signifikan pasar tenaga kerja tidak mungkin terjadi. Tren global "pertumbuhan tanpa penciptaan lapangan kerja" (jobless growth) juga dapat memengaruhi kondisi ketenagakerjaan domestik.
Anggota komite BOK yang tidak sependapat untuk kenaikan suku bunga bulan lalu menyoroti bahwa efek pengganda ketenagakerjaan industri semikonduktor yang terbatas berarti limpahan ekonomi riil dari ledakan semikonduktor lebih kecil dibandingkan di industri lain. Anggota tersebut menjelaskan bahwa dengan mempertimbangkan kebutuhan industri untuk menginvestasikan kembali keuntungan dalam jumlah besar dan kebutuhan membuat investasi besar di luar negeri, efek ekspor semikonduktor yang menstimulasi permintaan domestik tampak terbatas. Dalam ekonomi yang terpolarisasi, dampak negatif dari dua atau tiga kenaikan suku bunga acuan terhadap konsumsi bisa lebih besar daripada yang diperkirakan, terutama jika harga saham mengalami koreksi signifikan seperti yang terjadi belakangan ini.
Apa yang ditunjukkan data inti CPI AS Juni?
Inti CPI AS Juni mencatat pertumbuhan 0,0% secara bulanan (month-over-month), di bawah prakiraan pasar 0,2%, menurut Kementerian Tenaga Kerja AS.
Mengapa probabilitas Fed menahan suku bunga meningkat?
Probabilitas Fed menahan suku bunga bulan ini naik menjadi 83,43% dari 58% pada hari sebelumnya, sebagaimana tercermin dalam penetapan harga futures federal funds rate di CME FedWatch, setelah data inti CPI Juni yang lebih rendah dari perkiraan.
Kekhawatiran apa yang dihadapi Bank of Korea terkait ledakan semikonduktor?
BOK menilai apakah lonjakan keuntungan industri semikonduktor akan menciptakan tekanan inflasi sisi permintaan yang signifikan, mengingat efek pengganda ketenagakerjaannya yang terbatas dan kebutuhan untuk menginvestasikan kembali keuntungan sebagian besar di luar negeri, sebagaimana dinyatakan oleh anggota komite BOK yang tidak sependapat untuk kenaikan suku bunga bulan lalu.
Berita Terkait
Bank Korea Melaporkan Penurunan Harga Impor 4,4% pada Juni 2023 karena Harga Minyak Anjlok
Bitcoin Menunggu Laporan CPI 14 Juli Saat The Fed Menetapkan Kenaikan Suku Bunga 2,6%
Tarif IRS Korea Selatan Naik hingga 8,75 basis poin pada 14 Juli di Tengah Kehati-hatian Menjelang Rapat Kebijakan
Barclays Memprakirakan Kenaikan Suku BOK sebesar 25 basis poin pada Juli, Peningkatan Agustus Tidak Mungkin
Bank of Korea Diperkirakan Akan Menaikkan Suku Bunga 25bp menjadi 2,75% pada 16 Juli