Jumlah pemegang Shiba Inu (SHIB) telah mencapai sekitar 1,585 juta dompet, menurut data yang dibagikan oleh BSCN pada 25 April 2026. Jaringan menambahkan hampir 22.000 alamat dompet baru pada minggu sebelumnya, yang menunjukkan pola pertumbuhan yang berkelanjutan, bukan lonjakan satu hari. Data dari 19–22 April mengonfirmasi peningkatan berkelanjutan dalam jumlah pemegang selama periode tersebut.
Pola Pertumbuhan Pemegang
Penambahan dompet yang stabil menandakan minat ritel yang konsisten terhadap token. Pertumbuhan sebesar ini biasanya mendahului periode volatilitas pasar dalam pola historis, meskipun pola tersebut tidak menjamin kenaikan harga. Sumber tersebut mencatat bahwa kedatangan pengguna di jaringan kripto sering kali mendahului pergeseran momentum.
Ekspansi Partisipasi Ritel
Lebih dari setengah pemegang SHIB masuk ke tingkat dompet terkecil, yang menunjukkan partisipasi yang luas di seluruh jaringan, bukan konsentrasi di antara kelompok kecil peserta. Volume perdagangan harian tetap kuat dibandingkan ukuran pasar, meskipun harga tetap stabil selama periode pertumbuhan pemegang. Kombinasi ini—partisipasi yang meningkat tanpa pergerakan harga yang sesuai—dapat mengindikasikan aktivitas akumulasi yang terjadi di balik layar pasar.
Konsentrasi Paus
Meskipun basis pemegang terus meluas, pasokan token tetap terkonsentrasi di antara pemegang besar. Dompet paus mengendalikan lebih dari 90% dari total pasokan SHIB, sehingga tercipta kontras antara meningkatnya jumlah peserta ritel kecil dan kontrol terpusat atas sebagian besar token. Struktur konsentrasi ini berarti pergerakan harga utama kemungkinan bergantung pada tindakan yang dilakukan oleh pemegang besar tersebut.
Kondisi Pasar Saat Ini
Pertumbuhan pemegang terjadi di tengah lingkungan dengan harga yang stabil dan sentimen pasar yang hati-hati. Berbeda dari siklus sebelumnya yang ditandai oleh lonjakan harga yang cepat, ekspansi saat ini dalam basis pemegang digambarkan sebagai pembangunan yang lambat, bukan digerakkan oleh sensasi yang dipicu oleh judul berita.