Singapura Memimpin Indeks Kota Ramah Kripto 2026, Mengungguli London dan New York

Menurut Multipolitan, Singapura meraih peringkat pertama dalam Crypto Friendly Cities Index 2026, mengungguli London dan New York, meski regulasi aset digital semakin ketat. Peringkat dari firma migrasi dan penasihat kekayaan ini menilai kota berdasarkan regulasi, kepastian hukum, serta adopsi di dunia nyata, bukan hanya pertimbangan pajak. Kerangka regulasi Singapura mencakup persyaratan perizinan baru dari Monetary Authority of Singapore bagi penyedia layanan token digital, dengan otoritas yang menyatakan izin hanya akan diberikan dalam kasus yang terbatas. Didukung MAS, Project Guardian telah menjalankan uji coba tokenisasi di berbagai bidang, termasuk manajemen aset, pendapatan tetap, dan pasar valuta asing.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar