Menurut sumber industri pada 15 Juli, parlemen Korea Selatan menyetujui amandemen terhadap undang-undang khusus yang memungkinkan investor keuangan memegang 50% saham pada pabrik chip semikonduktor, turun dari persyaratan 100% yang berlaku saat ini. Perubahan ini menargetkan SK Hynix, anak perusahaan dari perusahaan induk, yang berencana menginvestasikan sekitar 400 triliun won (kira-kira $300 miliar) untuk membangun klaster semikonduktor di wilayah Honam. Dengan menghadirkan investor keuangan sebagai co-investor, SK Hynix dapat mengurangi beban pendanaannya sekaligus memungkinkan manajer aset ikut berpartisipasi dalam potensi keuntungan chip memori melalui entitas tujuan khusus.
Model ini meniru Program Co-Investment Semikonduktor (SCIP) milik Intel. Pada Agustus 2022, Intel bermitra dengan Brookfield Asset Management untuk bersama-sama berinvestasi hingga $30 miliar pada pabrik-pabrik semikonduktor di Arizona, dengan Intel mempertahankan kendali sebesar 51%. Apollo kemudian membeli saham 49% di Intel’s Irish Fab 34 pada Juni 2024 seharga $11 miliar, lalu berikutnya menjual kembali saham tersebut pada April 2026 seharga $14,2 miliar, meraih keuntungan besar.