Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan pada 15 Juli menerapkan batas 30% untuk pinjaman dengan jaminan saham yang diterbitkan oleh penyedia jasa keuangan terkait investasi online, berlaku mulai hari berikutnya. Regulator memperkenalkan langkah tersebut untuk menekan pertumbuhan utang rumah tangga karena aktivitas pasar saham mendorong peningkatan peminjaman dengan mendayagunakan kepemilikan sekuritas. Saldo pinjaman saham di sektor investasi online melonjak dari 172,5 miliar won pada akhir 2024 menjadi 898,3 miliar won pada akhir Juni, sehingga otoritas menerapkan kontrol risiko konsentrasi.
FSC Menetapkan Batas Penerbitan Bulanan 30% dan Batas per Peminjam
Dalam kerangka kerja baru, pemberi pinjaman terkait investasi online harus membatasi penerbitan pinjaman saham baru setiap bulan menjadi 30% dari total penyaluran pinjaman terkait bulan sebelumnya, tidak termasuk pinjaman saham. Komisi Jasa Keuangan menyatakan aturan tersebut berlaku langsung mulai 16 Juli.
Regulator memperkenalkan plafon per peminjam sebesar 1 miliar won untuk mencegah risiko konsentrasi. Pinjaman berbasis saham memungkinkan peminjam menggunakan sekuritas yang dipegang di akun perwalian sebagai jaminan. FSC menyoroti bahwa lonjakan permintaan untuk pembelian saham dengan leverage di tengah terbatasnya saluran pinjaman tradisional mendorong ekspansi cepat produk pinjaman saham di sektor investasi online.
Komisi menyatakan pihaknya akan memantau kepatuhan oleh masing-masing perusahaan dan melakukan wawancara manajemen bila diperlukan untuk memperkuat praktik manajemen risiko.
Saldo Pinjaman Saham Melonjak Empat Kali dalam Enam Bulan
Saldo pinjaman saham di sektor investasi online terkait pinjaman saham mencapai 898,3 miliar won pada akhir Juni, dibandingkan 172,5 miliar won pada akhir 2024. Angka tersebut berada di 523,7 miliar won pada akhir 2025 dan 689,5 miliar won pada akhir Maret.
Komisi Jasa Keuangan mengaitkan percepatan tersebut dengan meningkatnya aktivitas pasar saham dan peminjam yang mencari sumber pinjaman alternatif ketika saluran tradisional mengencang. Regulator merancang batas 30% dan batas tingkat peminjam untuk mengatasi risiko konsentrasi yang muncul dari meningkatnya ketergantungan sektor tersebut pada skema pinjaman berbasis jaminan saham.
FAQ
Apa yang diumumkan Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan pada 15 Juli?
Komisi Jasa Keuangan mengumumkan batas 30% untuk pinjaman dengan jaminan saham yang diterbitkan oleh penyedia jasa keuangan terkait investasi online, berlaku mulai hari berikutnya. Langkah tersebut membatasi penerbitan pinjaman saham baru bulanan menjadi 30% dari total penyaluran pinjaman terkait bulan sebelumnya, tidak termasuk pinjaman saham, dan menetapkan plafon per peminjam sebesar 1 miliar won.
Mengapa saldo pinjaman saham tumbuh pesat di sektor investasi online Korea Selatan?
Saldo pinjaman saham di sektor investasi online terkait pinjaman saham meningkat dari 172,5 miliar won pada akhir 2024 menjadi 898,3 miliar won pada akhir Juni. Komisi Jasa Keuangan mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan meningkatnya aktivitas pasar saham dan peminjam yang mencari sumber pinjaman alternatif ketika saluran tradisional mengencang, sehingga mendorong permintaan pembelian saham dengan leverage melalui pinjaman berbasis jaminan saham.