Menurut Digital Asset, volume perdagangan kripto Korea Selatan di lima bursa aset digital berlisensi di negara itu turun menjadi hanya 8% dari aktivitas perdagangan indeks saham acuan KOSPI pada 27 Mei 2026. Penurunan ini menandai pembalikan yang dramatis dari Desember 2024, ketika volume perdagangan kripto berbasis won mencapai 323% dari volume KOSPI di tengah reli aset digital yang terkait dengan kemenangan pemilihan presiden AS Donald Trump.
Antara Agustus 2025 dan Mei 2026, volume perdagangan kripto berbasis won turun 71% sementara volume perdagangan KOSPI melonjak 243%, didorong oleh kenaikan industri semikonduktor dan upaya pemerintah untuk mendukung pasar ekuitas domestik. Aset kripto Korea Selatan turun dari 121,8 triliun won pada akhir Januari 2025 menjadi 60,6 triliun won pada Februari 2026.