Korea Selatan Mengubah Terminologi Pendapatan Pajak untuk Mendanai Investasi Pertumbuhan, Kata Analis

Menurut analis iM Securities Kim Myung-sil pada 7 Juli, pemerintah Korea Selatan telah mengubah bahasa fiskalnya dari 'penerimaan pajak berlebih' menjadi 'penerimaan pajak tambahan', menandakan pergeseran kebijakan menuju pendanaan pertumbuhan masa depan daripada pengurangan utang. Perubahan terminologi ini mencerminkan rencana untuk mengalokasikan peningkatan penerimaan pajak perusahaan dari keuntungan semikonduktor ke pengembangan industri AI, investasi manufaktur canggih, dan dana strategis.

Kim mencatat bahwa peningkatan penerimaan pajak belum tentu mengurangi penerbitan obligasi pemerintah, karena tambahan pendapatan kemungkinan akan diserap oleh perluasan dana dan investasi industri strategis. Untuk tahun 2027, volume penerbitan obligasi treasury yang sebenarnya lebih bergantung pada tingkat pertumbuhan total pengeluaran daripada kenaikan pajak itu sendiri.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar