Pelaku pasar saham domestik Korea Selatan melihat volume perdagangan margin turun karena rasio likuidasi paksa naik ke level tertinggi dalam setahun, menurut data yang dirilis oleh Asosiasi Investasi Keuangan untuk periode dari tanggal 1 hingga 20. Rasio likuidasi paksa terhadap utang margin yang masih beredar rata-rata 3,55% per hari selama periode ini, didorong oleh penurunan tajam di pasar saham domestik yang menekan baik perdagangan margin jangka pendek maupun saldo pembiayaan kredit jangka panjang. Volatilitas pasar memperberat tekanan likuidasi pada posisi yang memiliki leverage, dengan proporsi penjualan paksa yang meningkat bertahap dari 1,13% pada April.
Rasio Likuidasi Paksa Naik Sepanjang Periode Tiga Bulan
Data Asosiasi Investasi Keuangan menunjukkan rasio likuidasi paksa harian rata-rata meningkat dari 1,13% pada April menjadi 2,63% pada Mei, sebelum mencapai 3,55% untuk periode dari tanggal 1 hingga 20 pada bulan pelaporan saat ini. Baik saldo perdagangan margin jangka pendek (미수거래) maupun pembiayaan kredit jangka panjang (신용거래융자) menyusut saat pasar saham domestik melemah. Angka asosiasi tersebut mencakup penjualan paksa yang dilakukan terhadap utang margin yang masih beredar pada kerangka waktu yang ditentukan.
FAQ
Berapa rasio likuidasi paksa di pasar saham Korea Selatan dari tanggal 1 hingga 20?
Rasio likuidasi paksa terhadap utang margin yang masih beredar rata-rata 3,55% per hari selama periode dari tanggal 1 hingga 20, menurut data Asosiasi Investasi Keuangan.
Bagaimana rasio likuidasi paksa Korea Selatan berubah dari April hingga bulan berjalan?
Rasio likuidasi paksa harian rata-rata naik dari 1,13% pada April menjadi 2,63% pada Mei, lalu meningkat menjadi 3,55% untuk periode dari tanggal 1 hingga 20 pada bulan pelaporan berjalan, sebagaimana dilaporkan oleh Asosiasi Investasi Keuangan.