Menurut Edaily, pada 24 Juli imbal hasil obligasi korporasi berperingkat AA untuk tenor 3 tahun mencapai 4,653%, level tertinggi sejak 14 November 2023. Hal ini terjadi setelah bank sentral Korea Selatan menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase menjadi 2,75% pada 16 Juli, mengakhiri delapan kali berturut-turut periode penahanan. Pelaku pasar memandang ini sebagai awal siklus kenaikan suku bunga, dan beberapa analis memperkirakan suku bunga acuan dapat mencapai 3,50% pada akhir tahun.
Imbal hasil obligasi 3 tahun berperingkat BBB naik menjadi 10,45% pada 24 Juli, level tertinggi sejak Februari 2024. Di tengah meningkatnya kekhawatiran kredit akibat gagal bayar oleh perusahaan-perusahaan besar belakangan ini, obligasi korporasi berperingkat unggulan menarik arus masuk besar, sementara obligasi berperingkat lebih rendah mengalami penarikan minat investor, sehingga memperlebar kesenjangan kualitas kredit di pasar.