S&P 500 Anjlok 2,6% pada Jumat; Eksekutif Goldman Sachs Sebut Penjualan Sebagai Koreksi Sehat dan Peluang Membeli

Menurut partner Goldman Sachs, John Flood, penurunan S&P 500 sebesar 2,6% pada Jumat (5 Juni) mencerminkan koreksi yang sehat dan peluang untuk membeli. Indeks acuan mengakhiri rentetan kemenangan selama sembilan minggu setelah Indeks Semikonduktor Philadelphia anjlok lebih dari 10% dalam satu hari, menjadi performa terburuknya sejak Maret 2020. Flood mengatakan kepada Bloomberg bahwa penarikan tersebut dipicu oleh aksi ambil untung dan meningkatnya ekspektasi pasokan ekuitas, bukan pembalikan tren. Ia meyakini S&P 500 punya “jalur yang jelas” untuk mencapai 8.000 poin tahun ini, dengan catatan koreksi 2% seperti itu secara historis memberi imbal hasil kepada para pembeli. Data internal Goldman menunjukkan bahwa investor tetap berhati-hati meski indeks mencetak 24 rekor tertinggi tahun ini, dengan amunisi yang cukup dan dukungan pembelian ritel yang berlanjut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar