Setelah SpaceX menyelesaikan penawaran umum perdana (IPO) awal yang mencatat rekor, analis pasar semakin intensif berspekulasi tentang kemungkinan penggabungan dengan Tesla. Menurut beberapa strategis Wall Street, saham Tesla telah rebound di atas level $400 dalam dua sesi perdagangan terakhir, sebagian didorong oleh taruhan investor atas kemungkinan kombinasi di masa depan antara kedua perusahaan.
Analis menyebut AI sebagai titik temu terbesar antar keduanya, termasuk integrasi xAI oleh SpaceX dan kolaborasi Tesla dalam manufaktur semikonduktor. Namun, penilaian masih menjadi kendala besar: kapitalisasi pasar Tesla berada di kisaran $1,5 triliun, sementara SpaceX telah mendekati $2 triliun setelah IPO. Analis Wedbush, Dan Ives, memperkirakan peluang penggabungan selesai lebih dari 80% dalam setahun ke depan, sementara harga Polymarket mematok peluang kesepakatan pada akhir tahun sekitar 39%. Seth Goldstein dari Morningstar mencatat bahwa pemegang saham Tesla mungkin menolak menerima SpaceX dengan valuasi setinggi itu tanpa penurunan ke level yang lebih masuk akal.