Menurut BlockBeats, Steve Eisman, investor yang terkenal karena melakukan short terhadap pasar real estat AS dan digambarkan dalam “The Big Short”, menyatakan kehati-hatian mengenai prospek IPO SpaceX pada 9 Juni, meski ia mengatakan bahwa ia tidak akan langsung melakukan short terhadap perusahaan tersebut setelah pencatatannya.
Eisman menyoroti bahwa belanja modal SpaceX berkembang dengan cepat, dengan rasio modal terhadap pendapatan meningkat dari 42% pada tahun fiskal 2023 menjadi 215% pada Q1 2026. Ia mengaitkannya dengan percepatan transisi SpaceX menuju layanan dan infrastruktur AI, bukan semata operasi kedirgantaraan. Eisman mencatat bahwa model AI dan produk agen saat ini belum memiliki diferensiasi yang jelas, sehingga mendorong persaingan yang dikomoditisasi. Meski mengakui kemampuan inovasi Elon Musk, Eisman berpendapat bahwa pertumbuhan masa depan SpaceX terlalu bergantung pada AI, bukan pada operasi luar angkasa atau Starlink.