Menurut Bloomberg, SpaceX baru-baru ini memutuskan untuk menyewakan seluruh kapasitas komputasi pusat data Colossus 1 di Memphis, Tennessee kepada Anthropic setelah menghadapi tantangan teknis saat melatih dan menjalankan model AI Grok.
Perusahaan itu mengalami masalah latensi saat menghubungkan Colossus 1 dengan dua fasilitas lain yang berjarak lebih dari 10 mil, diperparah oleh infrastruktur jaringan yang ketinggalan zaman. Selain itu, Colossus 1 menampung campuran generasi chip AI Nvidia, termasuk sistem Hopper dan Blackwell, bersama dengan akselerator yang lebih lama, sehingga menciptakan hambatan perangkat keras yang memperlambat kinerja keseluruhan klaster. SpaceX dan Anthropic, bersama Google milik Alphabet, telah menandatangani perjanjian layanan komputasi senilai berpotensi ratusan miliar dolar AS dalam beberapa tahun mendatang.