Konflik di Selat Hormuz Tidak Bisa Diselesaikan Secara Militer, Mendorong Biaya Bahan Bakar dan Pangan Global Lebih Tinggi

Menurut Ian Ralby, peneliti senior di Center for Maritime Strategy dan presiden Auxilium Worldwide, konflik AS-Iran yang sedang berlangsung di Selat Hormuz tidak dapat diselesaikan melalui cara militer dan mendorong kenaikan biaya bahan bakar dan makanan secara global. Kedua pihak sama-sama memiliki kemauan untuk terus berperang, sehingga menciptakan rumus bagi konflik yang berkepanjangan. Ralby memperingatkan bahwa dinamika ini dapat berujung pada masalah navigasi jangka panjang untuk jalur perairan tersebut, dan bahwa mengubah situasi akan sulit karena kepentingan kedua negara yang sudah mengakar serta perbedaan definisi mereka tentang kemenangan.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar