Berdasarkan data TradingView per 26 Juni, korelasi 90 hari antara saham preferen abadi Strategy, STRC, dengan Bitcoin naik mendekati 0,70, level tertinggi sejak peluncuran produk pada Juli 2025. Bulan ini, STRC turun 23% menjadi 76 dolar AS, sementara Bitcoin turun hampir 20% ke bawah 60.000 dolar AS, keduanya melemah secara bersamaan.
Desain Produk STRC: Nilai Nominal 100 Dolar AS, Tingkat Dividen Tahunan 11,5%
STRC dirancang sebagai produk hibrida: saham preferen abadi dengan tingkat bunga mengambang senilai 100 dolar AS, membayar dividen tunai bulanan; saat ini tingkat dividen tahunan adalah 11,5% (disesuaikan setiap bulan oleh dewan direksi untuk mendorong harga saham diperdagangkan mendekati nilai nominal). Ketika harga saham di atas 100 dolar AS, perusahaan dapat menggalang dana melalui ATM (penawaran pasar), dan hasilnya digunakan untuk membeli lebih banyak Bitcoin, menciptakan siklus positif.
Namun, kondisi pasar saat ini menantang mekanisme ini: STRC diperdagangkan jauh di bawah nilai nominal 100 dolar AS (saat ini di 76 dolar AS), diskon besar ini membatasi kemampuan perusahaan untuk mengumpulkan dana tambahan guna membeli Bitcoin.
Koefisien Korelasi 90 Hari Capai 0,70: Dampak Penurunan Bersama dengan Bitcoin
Koefisien korelasi 90 hari mendekati 0,70 adalah level tertinggi sejak peluncuran STRC pada Juli 2025, menunjukkan bahwa STRC tidak lagi dapat terlepas dari volatilitas Bitcoin seperti di awal. Bagi investor yang mencari pendapatan tetap (fixed income), ini berarti risiko pasar yang ditanggung dengan memegang STRC semakin mendekati risiko memegang Bitcoin secara langsung, bukan risiko yang mendekati saham preferen tradisional atau obligasi.
Penjualan Bitcoin Terbaru Strategy dan Perbedaan Pandangan Pasar
Strategy baru-baru ini menjual sejumlah kecil Bitcoin, dilaporkan untuk membayar dividen STRC, menandai perubahan signifikan dari sikap lama perusahaan yang "tidak pernah menjual".
Pengamat pasar terbagi pendapat mengenai hal ini:
· Sebagian investor berpendapat bahwa diskon saat ini (76 dolar AS vs nilai nominal 100 dolar AS) adalah peluang masuk yang sangat menarik bagi modal yang mencari imbal hasil—setelah pasar pulih, dapat memberikan imbal hasil dividen dan apresiasi modal secara ganda;
· Sebagian lainnya khawatir bahwa pelemahan yang berkelanjutan dapat memberi tekanan pada struktur permodalan Strategy, meningkatkan ketergantungan pada cadangan BTC yang ada, atau melemahkan siklus umpan balik positif yang mendukung akumulasi Bitcoin secara agresif.
Pertanyaan Umum
Apa arti koefisien korelasi 90 hari STRC sebesar 0,70?
Menurut data TradingView, koefisien korelasi 0,70 berarti pergerakan searah antara STRC dan Bitcoin cukup tinggi (1,0 menunjukkan korelasi positif sempurna). Bagi investor pendapatan tetap yang awalnya berharap mendapatkan imbal hasil stabil dari tingkat dividen tahunan STRC sebesar 11,5%, ini berarti risiko volatilitas STRC lebih mendekati investasi langsung di Bitcoin daripada instrumen yang kokoh seperti saham preferen tradisional.
Mengapa perdagangan diskon STRC membatasi kemampuan Strategy untuk membeli Bitcoin?
Menurut desain produk STRC, perusahaan hanya dapat menerbitkan saham melalui ATM dan menggunakan hasilnya untuk membeli lebih banyak BTC (mempertahankan siklus positif) ketika harga saham di atas nilai nominal 100 dolar AS. Ketika STRC turun ke 76 dolar AS, di bawah nilai nominal 100 dolar AS, pendanaan ATM tidak menarik secara ekonomi, sehingga saluran pembelian BTC baru perusahaan terbatas.
Apakah penjualan BTC oleh Strategy melanggar janji "tidak pernah menjual"?
Menurut laporan, Strategy baru-baru ini melakukan penjualan BTC dalam jumlah kecil, yang diklaim untuk menutupi pembayaran dividen STRC, dan artikel menyebutnya sebagai "menandai perubahan signifikan dari sikap lamanya yang tidak pernah menjual". Strategy secara historis menekankan komitmen jangka panjang untuk memegang Bitcoin, sehingga penjualan ini menarik perhatian pasar, tetapi ukuran penjualan relatif terbatas dibandingkan dengan total kepemilikan 847.363 BTC.