Menurut BlockBeats mengutip analis Bitunix, pada 8 Juni, data pekerjaan non-farm AS mengungguli ekspektasi secara signifikan, mengubah penetapan harga pasar dari ekspektasi pemotongan suku bunga menjadi potensi kenaikan suku bunga di kemudian hari tahun ini. Pada saat yang sama, meningkatnya ketegangan Iran-Israel dan tekanan harga energi memicu kekhawatiran inflasi, sementara lonjakan imbal hasil Treasury AS membebani emas dan saham karena pasar menilai ulang dinamika likuiditas global.
Kryptokurensi menghadapi tekanan baru karena pasar semakin memperhitungkan suku bunga tinggi yang berkelanjutan dan likuiditas yang semakin ketat. Pemicu yang akan datang termasuk data CPI AS minggu ini, angka inflasi Tiongkok, keputusan ECB, dan perkembangan IPO SpaceX, yang dapat mendorong perubahan sentimen risiko di tengah volatilitas pasar yang meningkat.