Pesan Gate News, 22 April — Tesla telah mengajukan asisten suara asisten AI generatifnya kepada regulator siber Tiongkok pada 21 April, menurut otoritas Shanghai. Pengajuan ini diwajibkan untuk layanan AI yang beroperasi di Tiongkok dan merupakan salah satu dari 158 produk dan fungsi AI yang telah menyelesaikan pendaftaran di Shanghai saat negara tersebut memperketat pengawasan terhadap alat AI.
Tesla menggunakan model AI dari penyedia lokal, bukan versi dari xAI milik AS, Grok. Perusahaan ini menggunakan DeepSeek untuk obrolan suara AI dan Doubao milik ByteDance untuk perintah suara seperti navigasi dan kontrol iklim. Pergeseran ini mencerminkan tekanan di pasar otomotif Tiongkok, di mana perangkat lunak dalam kabin Tesla tertinggal dari para pesaing seperti BYD dan Zhejiang Geely Holding Group, yang sudah memanfaatkan AI untuk interaksi di dalam mobil yang lebih mulus.
Pendaftaran ini juga mendukung strategi jangka panjang Tesla di Shanghai, tempat pabriknya menjadi pusat program robot humanoid Optimus. Seorang eksekutif Tesla sebelumnya menyebut operasi Shanghai sebagai "kunci emas" untuk produksi robot skala besar, dengan perusahaan menargetkan 1 juta unit per tahun dari lokasi tersebut. Pabrik Shanghai menyerahkan 851.000 kendaraan pada 2025, menegaskan pentingnya wilayah tersebut bagi ekspansi Tesla di luar otomotif.