
Tether pada 25 Mei mengumumkan kerja sama dengan pemerintah Georgia untuk meluncurkan GEL₮—sebuah stablecoin yang dipatok terhadap lari Georgia (GEL), sehingga Georgia menjadi salah satu negara pertama yang menautkan mata uang nasionalnya langsung ke jaringan (on-chain) melalui kerja sama dengan operator stablecoin swasta. Bank Nasional Georgia telah menyetujui aturan penerbitan stablecoin pada Maret 2026, kerangka pengawasannya mengacu pada aturan Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Dubai, serta secara tegas berupaya mewujudkan interoperabilitas dengan regulasi stablecoin AS.
Kerangka teknis dan regulasi GEL₮: arah desain yang telah dikonfirmasi
Pengumuman Tether menegaskan bahwa GEL₮ akan berfungsi sebagai versi on-chain digital dari lari Georgia, dengan target fitur berikut: biaya transaksi yang lebih murah (dibanding kanal pembayaran tradisional), kecepatan penyelesaian yang lebih cepat (mendekati instan), pembayaran yang dapat diprogram (memungkinkan logika pembayaran tertanam di dalam kontrak), serta arus nilai yang lebih efisien dalam ekosistem digital.
Dari sisi regulasi, kerangka penerbitan stablecoin yang disetujui Bank Nasional Georgia pada Maret 2026 memiliki karakteristik konfirmasi berikut: kepastian hukum untuk kegiatan aset digital; selaras dengan standar internasional terkait manajemen cadangan, kepatuhan, dan pengawasan penerbit; mengadopsi prinsip inti dari tiga kerangka regulasi yang ada—GENIUS Act AS (yang saat ini masih dibahas di Senat), MiCA Uni Eropa, dan VARA Dubai; serta secara tegas berupaya mewujudkan interoperabilitas dengan aturan stablecoin AS seperti GENIUS Act.
Latar belakang lanskap stablecoin global: posisi pasar Tether
Peluncuran GEL₮ terjadi di tengah kondisi ketika nilai kapitalisasi stablecoin unggulan Tether, USDT, telah mencapai sekitar 19 miliar dolar AS, dengan volume transaksi hariannya secara rutin melampaui raksasa pembayaran tradisional seperti Visa dan Mastercard. Ardoino dalam pengumuman itu menyatakan bahwa stablecoin kini semakin menjadi “komponen penting dari infrastruktur keuangan global”. Awal bulan ini, laporan NCA AS mengonfirmasi bahwa lebih dari 67 juta orang dewasa di AS memegang kripto, dan 77% menyatakan kripto berdampak positif pada kehidupan mereka, yang menunjukkan fondasi kebutuhan untuk aplikasi pembayaran stablecoin sedang berkembang dengan cepat.
FAQ
Apa perbedaan mendasar GEL₮ dengan potensi peluncuran CBDC (mata uang digital bank sentral) oleh Bank Nasional Georgia?
GEL₮ adalah stablecoin berbasis aset yang diterbitkan oleh Tether (perusahaan swasta), dengan cadangan dalam lari Georgia, termasuk stablecoin terbitan swasta yang diawasi, dan mirip dengan arsitektur teknis serta model bisnis USDT. CBDC (mata uang digital bank sentral) adalah mata uang digital yang diterbitkan langsung oleh bank sentral (Bank Nasional Georgia), yang mewakili kewajiban bank sentral dan memiliki status mata uang fiat. GEL₮ diterbitkan melalui kerangka regulasi stablecoin yang telah dibentuk di Georgia, sehingga memungkinkan institusi swasta menerbitkan aset digital yang dipatok ke mata uang fiat di dalam kerangka kepatuhan; ini adalah jalur “stablecoin swasta + kerja sama pemerintah” yang dipilih Georgia, berbeda dari jalur CBDC di mana bank sentral menerbitkan langsung seperti digital renminbi China.
Mengapa kerangka regulasi stablecoin Georgia mengadopsi GENIUS Act AS, padahal saat ini GENIUS Act belum menjadi undang-undang?
GENIUS Act saat ini masih dalam proses legislasi di Amerika Serikat (telah lolos di Komite Perbankan Senat, menunggu pembahasan di seluruh Senat), tetapi desain kerangka pengawasannya (persyaratan cadangan, standar audit, kualifikasi penerbit, dan sebagainya) telah menjadi acuan templat untuk aturan stablecoin di banyak yurisdiksi global. Tujuan utama Georgia mengadopsi GENIUS Act adalah memastikan kerangkanya sejalan dengan arah regulasi AS di masa depan, sehingga GEL₮ dapat diterima dan digunakan di pasar AS atau untuk skenario dengan klien institusi AS tanpa perlu restrukturisasi besar-besaran terhadap kerangka setelah undang-undang di AS akhirnya ditetapkan.
Apa arti kerja sama ini bagi strategi bisnis Tether?
GEL₮ mewakili perluasan strategis Tether dari sekadar penerbit USDT menjadi penyedia infrastruktur stablecoin multi-valuta. Sebelumnya, Tether juga mendukung EURT berdenominasi euro (meski aktivitasnya di Eropa dibatasi oleh MiCA pada 2024). Pola kerja sama dengan pemerintah Georgia—di mana Tether menyediakan teknologi serta infrastruktur penerbitan, sementara pemerintah menyediakan kerangka regulasi dan pengakuan hukum—adalah templat bisnis yang berpotensi direplikasi oleh Tether di lebih banyak pasar berkembang dan ekonomi berukuran menengah, saling melengkapi dominasi pasar berbasis dolar USDT, sekaligus menghindari hambatan regulasi yang lebih ketat di pasar besar yang sudah maju.