Pada Senin, Presiden Trump menandatangani dua perintah eksekutif yang ditujukan untuk mempercepat pengembangan komputasi kuantum AS dan kesiapsiagaan siber, menurut Gedung Putih. Perintah tersebut menginstruksikan lembaga pemerintah untuk mengembangkan komputer kuantum yang “secara ilmiah relevan” pada 2028 dan beralih ke kriptografi pasca-kuantum pada Desember 2031, empat tahun lebih cepat dari target sebelumnya tahun 2035.
Langkah ini menanggapi meningkatnya kekhawatiran soal “Q-Day”, ketika komputer kuantum berpotensi memecahkan standar enkripsi saat ini yang melindungi semuanya mulai dari jaringan pemerintah hingga dompet kripto. Dewan penasehat kuantum Coinbase telah memperingatkan bahwa sekitar 7 juta Bitcoin pada akhirnya bisa menjadi rentan terhadap serangan kuantum, sementara platform kripto besar termasuk Algorand dan Stellar telah mengumumkan inisiatif ketahanan kuantum.