Menurut pembawa acara Sky News Matt Barbet, Donald Trump mengancam akan menyerang Iran dengan keras pada malam 14 Juli dan keesokan harinya, dengan menyatakan bahwa AS akan memulihkan blokade pelabuhan-pelabuhan Iran serta menjadi “penjaga” Selat Hormuz. Pengumuman itu muncul saat Trump tampil di Hugh Hewitt Show, ketika aksi militer AS terhadap Iran memasuki malam ketiga berturut-turut.
Dalam unggahan Truth Social pada Senin, Trump bersumpah bahwa selat tersebut “akan tetap TERBUKA, dengan atau tanpa Iran.” Ia juga menepis pentingnya memorandum of understanding yang ditandatangani bulan lalu untuk mengakhiri permusuhan, dengan mengklaim bahwa itu hanyalah “ujian” yang bobotnya kecil. “Kami akan menghantam mereka sangat keras malam ini dan kami akan menghantam mereka dengan keras besok,” kata Trump dalam wawancara tersebut.