Berdasarkan pengungkapan Form 278-T dari U.S. Office of Government Ethics yang ditinjau oleh BlockBeats pada 31 Mei, posisi saham terbesar Trump yang masih berada di bawah harga beli dari pembelian Q1 adalah sebagai berikut: FIS (Fidelity National Information Services) turun 42,8%, ACN (Accenture) turun 32,5%, KRUS (Kura Sushi USA) turun 31,7%, SYK (Stryker Corporation) turun 25,9%, dan PTC (PTC Inc.) turun 24%.
Trump melakukan beberapa pembelian besar untuk masing-masing aset ini selama Q1, dengan rata-rata nilai beli antara $1,01 juta hingga $3,08 juta per saham. Pengungkapan tersebut mengungkap bahwa meski posisi terbaru Trump di saham semikonduktor dan teknologi menunjukkan keberhasilan, sebagian besar portofolionya masih berada dalam kondisi merugi.