Parlemen Inggris Meluncurkan Penyelidikan Terkait Pembatasan Akses Perbankan (Debanking) Terhadap Perusahaan Kripto

COIN9,52%

Kelompok Parlemen Inggris Crypto and Digital Assets All-Party Parliamentary Group meluncurkan penyelidikan resmi pada Selasa terkait alasan bank menolak membuka rekening dan memblokir pembayaran untuk bisnis kripto. Penyelidikan, yang diumumkan oleh co-chair Lord Vaizey dari Didcot dan Anggota Parlemen Partai Buruh Gurinder Singh Josan CBE, akan menerima bukti tertulis hingga 31 Agustus dan bertujuan menerbitkan rekomendasi sebelum rezim kripto wajib FCA dimulai pada 25 Oktober 2027. Langkah ini menguji apakah ambisi Inggris untuk menjadi pusat hub aset digital global dapat bertahan menghadapi pembatasan perbankan yang secara konsisten dilaporkan oleh perusahaan kripto. Riset dari UK Cryptoasset Business Council yang diterbitkan pada Januari 2026 menemukan sekitar 40% pembayaran ke bursa kripto diblokir atau ditunda oleh bank-bank Inggris, dengan satu platform melaporkan hampir £1 miliar transaksi yang ditolak selama 2025. Penyelidikan ini hadir saat Inggris menyelesaikan kerangka kerja kripto FCA, dengan jendela otorisasi dibuka pada September 2026 dan kepatuhan penuh menjadi wajib pada Oktober 2027.

Penyelidikan APPG Mencakup Akses Rekening dan Pembatasan Pembayaran

Penyelidikan ini mencakup kesulitan membuka dan mempertahankan rekening bisnis, batas transfer, hambatan pembayaran, serta apakah bank menerapkan pembatasan secara proporsional. Penyelidikan juga akan membandingkan pendekatan Inggris dengan AS, Hong Kong, Australia, dan Uni Eropa. APPG menyatakan perusahaan kripto dan aset digital secara konsisten melaporkan kesulitan mengakses layanan perbankan Inggris. Grup tersebut menambahkan bahwa akses perbankan sangat penting bagi bisnis yang sah, sementara hambatan yang tidak perlu berisiko memperlambat investasi, inovasi, dan pertumbuhan jangka panjang. Submisi tertulis akan diterima mulai 21 Juli hingga 31 Agustus di sektor perbankan, pembayaran, fintech, dan kripto.

Bank Inggris Memblokir 40% Pembayaran Kripto dalam Periode Riset

Riset dari UK Cryptoasset Business Council, yang diterbitkan pada Januari 2026, menemukan sekitar 40% pembayaran ke bursa kripto diblokir atau ditunda oleh bank-bank Inggris. Satu platform melaporkan hampir £1 miliar transaksi yang ditolak selama 2025. Sementara itu, 80% bursa mengalami peningkatan gesekan pelanggan, sedangkan 70% menggambarkan kondisi perbankan lebih tidak ramah dibanding setahun sebelumnya. Temuan ini bertentangan dengan posisi yang dinyatakan pemerintah. HM Treasury Economic Secretary Lucy Rigby mengatakan kepada Parlemen pada Maret 2026 bahwa perusahaan kripto berlisensi tidak seharusnya menghadapi pembatasan semata-mata karena mereka beroperasi di sektor tersebut. Penyelidikan akan meneliti mengapa perusahaan yang terdaftar di FCA terus menghadapi hambatan perbankan meski ada kemajuan regulasi.

Kerangka FCA Menetapkan Batas Kepatuhan Oktober 2027

Penyelidikan ini mengikuti kerangka kerja kripto FCA Inggris yang telah final. Jendela otorisasi dibuka pada September 2026, sementara kepatuhan penuh menjadi wajib pada 25 Oktober 2027. APPG akan menerbitkan rekomendasi sebelum batas waktu Oktober 2027. Pelaku industri diharapkan mengadvokasi penilaian risiko per kasus, bukan pembatasan menyeluruh, terhadap perusahaan kripto yang terdaftar FCA.

Pasar Internasional Menghadapi Tantangan Perbankan Serupa

Perbandingan dengan pasar luar negeri terus meningkat. Di Amerika Serikat, perusahaan kripto membandingkan pembatasan perbankan dengan Operation Chokepoint 2.0. Kraken baru-baru ini mengamankan kesepakatan sebesar $22 juta dengan seorang auditor yang diklaim telah meninggalkan bursa selama periode tersebut. Di Australia, Coinbase juga mengkritik bank atas pembatasan layanan terkait kripto. APPG akan menilai bagaimana yurisdiksi yang bersaing menangani tantangan serupa.

Pemerintah Baru Mengawasi Rekomendasi Penyelidikan

Penyelidikan ini hadir di tengah transisi politik. Andy Burnham menjadi Perdana Menteri pada Senin, sementara John Healey ditunjuk sebagai Bendahara Negara (Chancellor of the Exchequer). Para ahli hukum mengatakan perusahaan keuangan global akan mengamati secara ketat apakah pemerintahan baru menghadirkan lingkungan regulasi yang stabil bagi aset digital dan layanan keuangan.

FAQ

Apa yang diumumkan APPG Parlemen Inggris pada Selasa?

Kelompok Parlemen Inggris Crypto and Digital Assets All-Party Parliamentary Group meluncurkan penyelidikan resmi pada Selasa terkait alasan bank menolak membuka rekening dan memblokir pembayaran untuk bisnis kripto. Penyelidikan akan menerima bukti tertulis hingga 31 Agustus dan bertujuan menerbitkan rekomendasi sebelum rezim kripto wajib FCA dimulai pada 25 Oktober 2027.

Apa yang ditemukan riset dari UK Cryptoasset Business Council terkait pembatasan pembayaran kripto?

Riset dari UK Cryptoasset Business Council, yang diterbitkan pada Januari 2026, menemukan sekitar 40% pembayaran ke bursa kripto diblokir atau ditunda oleh bank-bank Inggris. Satu platform melaporkan hampir £1 miliar transaksi yang ditolak selama 2025, sementara 80% bursa mengalami peningkatan gesekan pelanggan dan 70% menggambarkan kondisi perbankan lebih tidak ramah dibanding setahun sebelumnya.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar