AS Hentikan 'Operasi Kebebasan' di Selat Hormuz dalam Kurang dari 48 Jam Karena Kekhawatiran Saudi

Menurut The Wall Street Journal, Amerika Serikat menghentikan operasi militer di Selat Hormuz pada bulan Mei, kurang dari 48 jam setelah diluncurkan, setelah kekhawatiran dan penentangan dari Arab Saudi. Operasi yang dikenal sebagai 'Operation Freedom' ini dirancang untuk memandu kapal-kapal yang terperangkap di selat tersebut agar dapat berangkat dengan aman. Langkah ini semakin memperlebar jurang antara Washington dan Riyadh terkait kendali atas jalur air tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar